Minggu, 8 Desember 19

3.500 Generasi Milenial di Riau Deklarasikan Anti Narkoba

3.500 Generasi Milenial di Riau Deklarasikan Anti Narkoba
* Deklarasi anti narkoba di lapangan kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Minggu (27/10/2019). (Foto: BNN)

Pekanbaru, Obsessionnews.com -Genderang perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap arkoba di Indonesia terus ditabuh. Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau di lapangan kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Minggu (27/10/2019).

Sebanyak 3.500 generasi milenial, yang merupakan relawan anti narkoba, bersatu mendeklarasikan anti penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Aksi ribuan generasi milenial Riau ini merupakan wujud nyata komitmen masyarakat dan Pemprov Riau dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Gubernur Riau H Syamsuar menyadari perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan sendiri.

“Seperti kita ketahui permasalahan narkoba bukan hanya merupakan masalah BNN saja, tapi permasalahan kita semua, karena ada keterlibatan masyarakat dari kota hingga ke desa,” kata Syamsuar seperti dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Minggu.

Ia menuturkan, situasi permasalahan narkoba di Indonesia sudah sangat memprihatinkan, sehingga presiden beberapa waktu lalu sampai menyatakan perang terhadap narkoba.

“Walaupun keadaannya memprihatinkan, namun kita tidak hanya cukup menyatakan prihatin. Kita harus turut terlibat dalam upaya P4GN,” tandas Syamsuar.

Selain mendeklarasikan anti narkoba, acara yang tercatat dalam rekor MURI ini juga mendeklarasikan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di Provinsi Riau.

Sebanyak 9 desa, 2 kabupaten, dan 2 kota dideklarasikan sebagai Desa Bersinar.

Kepala BNN Heru Winarko memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Riau atas terselenggaranya acara tersebut.

“Saya sangat bangga dengan Provinsi Riau, karena Pak Gubernur sangat perhatian, dan ini menunjukan bahwa Insya Allah Riau akan terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba,” kata Heru.

Ia juga mengingatkan kepada peserta yang kebanyakan dari kalangan pelajar untuk tetap waspada terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

“Bagi kalian yang merupakan generasi milenial, bahkan merupakan generasi Z, adalah bagian dari bonus demografi Indonedia pada tahun 2030 – 2040. Jangan sampai bonus ini menjadi bencana karena kalian tidak menjaga diri dari narkoba!” tegas Heru.

Ia mengharapkan upaya yang dilakukan oleh Pemprov Riau tersebut dapat diikuti oleh provinsi-provinsi lainnya di Indonesia. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.