Kamis, 16 Juli 20

102 Ribuan Spesimen Diperiksa, Hasilnya 10 Ribu Lebih Positif Covid-19

102 Ribuan Spesimen Diperiksa, Hasilnya 10 Ribu Lebih Positif Covid-19
* Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto. (Foto: Kemenkes)

Jakarta – Sejak pertama kasus Covid-19 muncul di Indonesia hingga saat ini pemerintah menerima laporan sudah seratusan ribu spesimen yang diperiksa. Hasilnya lebih dari 10 ribu orang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kita sudah menyelesaikan pemeriksaan spesimen sebanyak 102.305 dari sekitar 76.538 orang. Hasilnya sebanyak 10.551 orang terkonfirmasi positi Covid-19,” kata Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat (1/5/2020).

Terjadi penambahan jumlah pasien positif Covid-19 perhari ini sebanyak 433 orang dari hari sebelumnya Kamis (30/4) yang mencapai 347 pasien. Proporsi pasien positif Covid-19 tersebut sebanyak 58% laki-laki dan 42% wanita.

Dari hasil pemeriksaan 102.305 spesimen itu pula didapatkan jumlah pasien sembuh bertambah 69 orang sehingga total 1.591, dan pasien meninggal bertambah 8 total 800 pasien meninggal.

“Jika dilihat angka proporsi pasien meninggal karena Covid sebanyak 66% laki-laki dan 34% perempuan,” ujarnya.

Untuk mencegah dan memutus rantai penularan perlu dilakukan kontak tracing dan isolasi pasien. Terutama bagi orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP).

ODP tercatat sebanyak 233.120 orang sementara PDP sebanyak 22.123 orang. Sudah mencapai 318 kabupaten/kota di 34 provinsi terdampak Covid-19.

Karena itu, dr. Achmad menekankan masyarakat perlu memahami bahwa Covid-19 bukan hanya permasalahan Kesehatan tapi masalah multidimensional, sehingga harus menjadi perhatian Bersama.

Dalam hal ini masyarakat mulai dari tingkat keluarga, RT, RW, Desa hingga pemerintah pusat memiliki peran penting dalam memutus rantai penularan Covid-19. Mulai dari diam di rumah, tidak mudik, jaga jarak fisik, memakai masker, hingga biasakan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

“Mari kita pastikan dan bergotongroyong bahwa kita bisa menjaga diri sendiri, keluarga, dan orang lain dari penularan Covid-19,” kata dr. Achmad.

(Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan drg. Widyawati, MKM)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.