Senin, 14 Oktober 19

10 Unit Sumur Bor Layani 33 Ribu Warga Kendal

10 Unit Sumur Bor Layani 33 Ribu Warga Kendal
* Sumur bor yang dibangun oleh Badan Geologi  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (Foto: KESDM)

Kendal, Obsessionnews.com – Kabupaten Kendal salah satu daerah sulit air bersih di  Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten yang terletak di utara Pulau Jawa tersebut menjadi salah satu sasaran pembangunan sumur bor air bersih yang disediakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi. Tercatat 10 unit sumur bor telah dibangun di Kendal, melayani lebih dari 33 ribu jiwa penduduk di kabupaten tersebut.

“Hingga Agustus 2019 di Kabupaten Kendal telah sepuluh unit sumur dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 706.406,4 m3 per tahun dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi 33.257 jiwa penduduk,” ujar Widyo Sunaryo, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Polhukkam dan Antar Lembaga, Kementerian ESDM saat meresmikan 3 unit sumur bor yang baru selesai dibangun, yang dipusatkan di Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jumat (20/9/2019).

Dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Jumat, disebutkan ketiga sumur bor yang diresmikan tersebut berlokasi di Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, Desa Jambearum, Kecamatan Patebon, dan Desa Ngadiwarno, Kecamatan. Sukorejo.

Widyo menjelaskan anggaran pembangunan tiga sumur bor tersebut sebesar Rp 1,2 miliar. Sumur-sumur bor tersebut memiliki spesifikasi kedalaman 122 s/d 150 meter, pompa selam 3 PK, Pembangkit Genset 12 kVA, dan reservoir (bak penampung) berkapasitas 5.000 Liter.

“Mengingat sumur bor ini dibangun dengan anggaran yang cukup besar dan menggunakan APBN, kami harap agar sumur tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat,” pesannya.

Sampai dengan Agustus 2019 Badan Geologi Kementerian ESDM telah berhasil membangun sebanyak 2.288 unit sumur bor tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan kapasitas debit air bersih mencapai sekitar 144,4 juta m3/tahun, yang dapat melayani sebanyak kurang lebih 6,6 juta jiwa.

Program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam ini dirasakan efektif dan berhasil membantu mengatasi persoalan pemenuhan kebutuhan air bersih warga di daerah sulit air. Sehingga pemerintah terus berupaya meningkatkan anggaran untuk program ini, agar dapat dibangun lebih banyak sumur bor dalam di seluruh wilayah Indonesia yang masih kesulitan air bersih. Pada tahun anggaran 2019 ini, Kementerian ESDM telah menganggarkan sebanyak 650 unit sumur bor yang tersebar di seluruh Indonesia. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.