Senin, 18 Desember 17 | 21:23 WIB

  • Flipboard
  • Linkedin

Johnny G. Plate, SE. (Sekjen Partai Nasdem) Mengedepankan Politik Profetik

Johnny G. Plate, SE. (Sekjen Partai Nasdem) Mengedepankan Politik Profetik
* Johnny G. Plate.

Masih ada yang terasa kurang dalam diri seorang Johnny G. Plate meski ia sudah sukses sebagai pengusaha di bidang property, perkebunan dan pernah berkecimpung di sektor penerbangan. Ya, setelah kurang lebih 30 tahun mencurahkan pikirannya untuk bisnis, kini ia bertekad untuk menghibahkan waktu, pikiran dan segala kemampuannya untuk bangsa dan negaranya yang tercinta.

 

Menjadi Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem dan tampil sebagai wakil rakyat di parlemen, adalah pilihan putra Flores NTT ini untuk berbuat bagi negerinya. Satu hal yang ditekankannya ketika ia memutuskan untuk berkiprah di politik dan menjadi anggota DPR RI adalah ikut serta dalam pengambilan keputusan dan kebijakan publik bagi bangsanya, tegasnya kepada Men’s Obsession. Bahwa masih ada stigma negatif atas eksistensi DPR sekarang ini, ia tak membantah. Baginya itu adalah tantangan lain yang harus dijawab. Cara untuk “memperbaiki” citra DPR, tidak lain dengan perbaikan kinerja lembaga DPR RI dan kualitas sepak terjang anggotanya. “kita tidak berteriak dari luar saja, harus masuk ke dalam dan bersama sama bekerja untuk menghasilkan kebijakan yang tepat dan berkualitas.

 

Merubah pandangan publik terkait citra DPR menjadi lembaga negara yang dipercaya bukanlah pekerjaan gampang, namun bukan pula mustahil karena DPR RI adalah tempat berkumpulnya para politisi yang dalam kegiatannya perlu memahami kaidah Political Prophetic dimana DPR RI adalah tempat pengambilan keputusan publik demi kebaikan umum (Common Good), Kebaikan Masyarakat atau Kesejahteraan Rakyat.

 

Secara khusus sebagai anggota DPR RI dalam koalisi pemerintah, pesan politik ekonomi yang selalu diperhatikan diantaranya menjaga kontinuitas belanja modal negara khususnya infrastruktur dan konektivitas nasional serta menjaga agar sebagian warga bangsanya yang masih dalam kategori miskin dan sangat miskin tetap mendapat perhatian keberpihakan negara melalui kebijakan subsidi produktif seperti subsidi KUR, subsidi Energi dan program Jaminan Kesehatan Masyarakat yang dari waktu ke waktu terus membaik dan secara khusus Program Indonesia Pintar yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia dalam menghadapi kompetisi ekonomi global dan regional yang saat ini sedang menjadi perhatian pemerintahan Presiden Joko Widodo.

 

Johnny memberikan dukungan kuat kepada kebijakan ekonomi presiden yang dinilainya sudah berada di jalur yang tepat (On The Right Track) dimana data-data makro ekonomi menunjukkan “Stabil Membaik” diantaranya: • Pertumbuhan ekonomi bergerak ke Keseimbangan Baru (New Normal) pada kisaran diatas 5% GDP untuk jangka pendek sampai dengan akhir periode Kabinet Kerja, • Inflasi terkendali pada level 3,5% Year On Year (YOY), • Nilai tukar rupiah stabil pada kisaran Rp. 13.400,- per US Dollar • Cadangan devisa USD 128,8 Milyar terus meningkat dari waktu ke waktu yang cukup untuk membiayai lebih dari 8 bulan impor, • IHSG Bursa Efek Jakarta menyentuh rekor tertinggi pada level 5.900, • Kemampuan penerimaan fiskal cenderung naik, sampai sebesar Rp. 1,894 triliun pada RAPBN 2018.

 

Hal hal tersebut diatas setidaknya mendorong perbaikan pada Sovereign Credit Rating dan Indonesia menjadi negara layak investasi (Investment Grade). Untuk itu Johnny sangat mendorong agar businessman Indonesia segera mengambil kesempatan pada peluang usaha disaat dimana investasi asing (Foreign Direct investment) sudah mulai bergerak masuk ke peluang-peluang investasi di Dalam Negeri. Jangan sampai Pengusaha Nasional ketinggalan dan Asing akan mendominasi; sekaranglah waktunya bagi Pengusaha Nasional untuk berperan aktif pada Lingkungan Perekonomian Nasional yang sudah semakin membaik ini.

 

Kapoksi Fraksi Partai NasDem di Komisi XI yang membidangi Fiskal, Moneter, Makro Prudensial, Mikro Prudensial dan Perencanaan Pembangunan Nasional ini memang baru 3 tahun berkecimpung di gedung parlemen, namun secara aktif mengambil bagian dalam keputusan kebijakan makro ekonomi nasional bersama mitra kerjanya. Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem ini mengakui kalau bertugas di Komisi XI bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, karena komisi ini banyak membahas masalah ekonomi nasional secara keseluruhan.

 

Tantangannya adalah bagaimana agar bisa menemukan suatu terobosan baru tentang pembangunan ekonomi, yang berkualitas dan berkeadilan. Namun disisi lain, kadang kala kebijakan yang ia inginkan itu, berbenturan dengan berbagai kepentingan politik kelompok yang pragmatis. Lalu apa yang sudah dilakukan Johnny sebagai anggota DPR RI, pria yang dikaruniai tiga orang anak ini setiap tahun bekerja merumuskan Asumsi Makro Ekonomi Negara, Postur APBN dan TargetTarget Pembangunan Negara, tentu tidak bisa dilakukan tanpa ada pengalaman dan ilmu yang memadai. Ia menyebut ada beberapa produk Undang-Undang sudah dihasilkan yang dinilainya sejalan dengan nafas Gerakan Perubahan Partai NasDem, sebut saja diantaranya Undang-Undang Tax Amnesty, Undang-Undang PPKSK (Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan), Kodefikasi Undang-Undang Pemilu, Undang-Undang APBN setiap tahun anggaran dan berbagai revisi undang-undang serta perjanjian internasional, bilateral dan multilateral yang terkait sektor finansial, moneter dan perekonomian.

 

Mengisi masa reses, Johnny juga rajin menyempatkan diri mengunjungi daerah pemilihannya di NTT. Kepada konstituennya, ia mendorong untuk selalu kreatif dalam menampilkan kearifan lokal, khususnya nilai-nilai kebudayaan yang beraneka ragam di NTT. “Saya impikan NTT menjadi kawasan Wisata Baru yang bisa menjadi andalan dalam mengurangi angka kemiskinan, mempersempit kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan yang lebih berkeadilan”.

 

Ditengah kesibukannya yang padat itu, Johnny juga layaknya manusia pada umumnya selalu merasa rindu bisa berkumpul bersama keluarga. Baginya keluarga adalah anugerah terbesar yang Tuhan berikan sebagai penyempurna dari kesuksesannya. Karena itu, ia tetap menyempatkan diri sewaktu waktu untuk menikmati hidup bersama keluarga besarnya. Bahkan untuk menjaga tubuhnya agar tetap fit, Johnny juga rajin melakukan olah raga fisik khususnya bermain golf sebagai olah raga kegemarannya. (Naskah: Subhan Albar, Foto: Sutanto/Dok. Pribadi)

 

Artikel ini dalam versi cetak dimuat di Majalah Men’s Obsession edisi Oktober 2017.

 

Baca Juga:

Dr.H. Fadli Zon, SS., M.Sc Wakil Ketua DPR RI Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam), Sosok Multidimensi

Bambang Soesatyo SE MBA, Ketua Komisi III DPR: Pemberantasan Korupsi Jangan Lahirkan Festivalisasi

13 Tokoh DPR Berdedikasi 2017 Versi Men’s Obsession

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *