Rabu, 25 November 20

Ketua MPR: Yang Dilarang Pakai Cancut dan LGBT, Bukan Cadar

Ketua MPR: Yang Dilarang Pakai Cancut dan LGBT, Bukan Cadar
* Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Jakarta, Obsessionnews.com – Larangan penggunaan cadar yang diterapkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta mendapatkan tanggapan yang beragam. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menilai mestinya yang dilarang bukan pakai cadar, melainkan LGBT dan mereka yang berpakaian tidak sesuai norma kesusilaan.

“Yang dilarang itu yang pakai cancut, LGBT. Keyakinan itu hak asasi orang masing-masing,” kata Zulkifli di Gedung MPR/DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Ia kemudian membandingkan dengan aturan yang ada di Eropa. Zulkifli menyebut penggunaan cadar di Eropa saja diperbolehkan, sehingga cukup aneh bila di Indonesia ada larangan. Padahal mayoritas penduduknya Muslim.

“Di Eropa saja boleh kok (menggunakan cadar). Hak asasi orang,” ujar Ketum PAN itu.

Zulkifli mengatakan, tidak seharusnya penggunaan cadar dilarang. Mestinya, pelanggaran moral yang semestinya dilarang. “Kalau yang pakai celana dalam, cangcut (tanpa berpakaian) ya saya kira melanggar moral Pancasila nah itu boleh dilarang. Pikirannya pendek,” tutur Zulkifli.

Polemik mahasiswi bercadar ini berawal dari pendataan yang dilakukan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain mendata mahasiswi bercadar, pihak UIN Sunan Kalijaga membina mahasiswi yang bercadar melalui konseling.

“Siapa yang bisa menjamin waktu ujian itu benar dia orangnya, bisa saja kan orang lain (tetapi tidak diketahui karena bercadar),” jelas Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi, Selasa (6/3).

Kebijakan serupa terjadi di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Rektor UAD, Kasiyarno, mengatakan belum lama ini pihaknya sudah memerintahkan Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD mendata dan membina mahasiswi bercadar yang ada di kampus.

“Iya pendataan. Kami sedang memerintahkan LPSI, saya belum tahu respons yang bersangkutan. Mungkin pendataannya (dalam waktu dekat),” tutur Kasiyarno. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.