Rabu, 1 Desember 21

YLKI: Vaksin Palsu, Kelemahan Kemenkes

YLKI: Vaksin Palsu, Kelemahan Kemenkes

Jakarta, Obsessionnews.com – Yayasan Konsumen Indonesia (YLKI) menilai, terkait adanya vaksin palsu yang sudah beroperasi lebih dari 13 tahun, menandakan pengawasan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) terhadap industri farmasi masih lemah.

“Seharusnya Kemenkes dan Badan POM lebih sensitif terhadap fenomena pemalsuan produk farmasi (obat-obatan) di Indonesia, yang juga sering terjadi. Mengapa produk vaksin yang juga merupakan produk farmasi tidak terdeteksi, sehingga bisa berlangsung selama 13 tahun (sejak 2003)?,” kata Tulus melalui keterangan persnya kepada Obsessionnews.com, Senin (27/6/2016).

Ia melanjutkan, terhadap kejadian vaksin palsu. Seharusnya Kemenkes menjamin (melakukan audit ulang) di rumah sakit atau puskesmas, bahwa vaksin yang beredar saat ini adalah tidak palsu.

“Ini juga menunjukkan pihak rumah sakit atau puskesmas bahkan tenaga kesehatan teledor!, bahkan Kemenkes dan Badan POM seharusnya melakukan investigasi terhadap kemungkinan oknum rumah sakit, atau institusi kesehatan lain. Yang sengaja membiarkan atau bahkan bekerja sama dengan produsen vaksin palsu tersebut,” tutup Tulus. (Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.