Jumat, 17 September 21

Wujudkan Ketahanan Keluarga, Kota Bogor Dirikan Sekolah Ibu

Wujudkan Ketahanan Keluarga, Kota Bogor Dirikan Sekolah Ibu
* Yane (kanan) saat menggelar lomba simulasi Pola Asuh Anak dan Remaja Tingkat Kota Bogor, beberapa waktu lalu. Foto: kotabogor.go.id.

Bogor, Obsessionnews.com – Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Jawa Barat, melakukan inovasi cemerlang dengan meresmikan peluncuran Sekolah Ibu. Sekolah ini bertujuan untuk mewujudkan ketahanan keluarga, meningkatkan kapasitas ibu dalam mengurus rumah tangga, dan mendidik anaknya.

Menurut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yane Ardian Bima Arya, mulai tanggal 17 Mei 2017 Sekolah Ibu akan dibentuk di enam kecamatan yang ada di Kota Bogor. Nantinya, Sekolah Ibu menyasar kaum perempuan yang memiliki anak usia sekolah.

“Besarnya tanggungjawab ibu atas pola pengasuhan anak di rumah mendorong PKK Kota Bogor berinovasi dengan membentuk Sekolah Ibu,” ungkap Yane di Bogor, Rabu (17/5/2017).

Yane menambahkan, Sekolah Ibu juga didirikan untuk menindaklanjuti maraknya fenomena pernikahan dini yang disebabkan beberapa faktor, di antaranya persoalan pendidikan. Padahal, tegasnya, wanita yang belum cukup umur secara psikologis dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak serta ketahanan keluarganya.

Rendahnya kualitas keluarga, jelas Yane, disebabkan karena tidak optimalnya peran dan fungsi keluarga di mana sebuah keluarga seharusnya memiliki fungsi agama, fungsi sosial dan budaya, fungsi cinta dan kasih, fungsi kesehatan dan reproduksi.

“Keluarga juga berfungsi sebagai perlindungan, fungsi sosialisasi, pendidikan, fungsi ekonomi, dan fungsi lingkungan,” tandas istri Wali Kota Bogor ini.

Sekolah Ibu diresmikan di Gedung Bale Pakuan, BNR Bogor, bersamaan dengan kegiatan Hari Kesatuan Gerak PKK Kota Bogor yang juga diisi dengan seminar tentang Membangun Kekokohan Keluarga dengan Memahami Otak dan Watak Pasangan. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.