Selasa, 24 November 20

Wudhu Bisa Bunuh Virus Corona!

Wudhu Bisa Bunuh Virus Corona!
* seorang muslim sedang berwudhu

Buat orang yang selalu menjaga kebersihan utamanya berwudhu lima kali sehari— apalagi ditambah rajin sholat sunah, tidak perlu khawatir dengan virus corona. Menurut Dr. dr. Luthfi Parewangi, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam di Makassar, virus-virus itu akan cepat hancur dengan air.

“Apalagi kaum muslimin berwudhu lima kali semalam dengan membersihkan mulut, hidung, itu adalah rahmat tersendiri di luar dari nilai ibadah yang ada di dalam Islam. Virus-virus itu akan mati ketika kita berwudhu. Jagalah wudhu anda, ini yang pertama,” tutur dokter Luthfi dalam videonya yang beredar.

Yang kedua, lanjut Luthfi, sinar matahari cukup tinggi di Indonesia. Virus-virus ini cepat mati dengan adanya paparan matahari.

Resep lainnya adalah cuci tangan, makan masakan yang dimasak, dan banyak protein, karena sumber imunitas tubuh dalam melawan virus itu adalah perbanyak protein, seperti dari telur, ikan, dan daging. “Itu adalah modalitas kita untuk mempersiapkan diri kita ketika terpapar oleh virus.”

Ia mengungkapkan, efek yang paling buruk dari corona virus adalah pneumonia, radang paru yang mengakibatkan terfusi dari pada oksigen ke dalam tubuh kita menjadi menurun. Radang paru ini akan mengakibatkan mudahnya inveksi lain atau meluasnya infeksi yang sudah ada.

“Jadi, orang-orang tua yang punya penyakit-penyakit penyerta, perokok, itu adalah orang-orang yang potensial, memberat ketika terinfeksi oleh virus corona,” tandas Dr. Luthfi.

Apa yang dipaparkan Dr. Luthfi sejalan dengan apa yang dilakukan Rasulullah SAW. Dalam sejarah hidup Rasulullah SAW, seperti yang diungkapkan Muhammad Husein Haykal dalam bukunya Hayatu Muhammad, sepanjang hidupnya Rasulullah SAW tak pernah menderita penyakit, kecuali saat sakaratul maut hingga wafatnya.

Hal ini menunjukkan bahwa wudhu dengan cara yang benar niscaya dapat mencegah berbagai macam penyakit.

Menurut berbagai penelitian, berwudhu itu dapat menghilangkan berbagai macam penyakit. Misalnya, penyakit kanker, flu, pilek, asam urat, rematik, sakit kepala, telinga, pegal, linu, mata, sakit gigi, dan sebagainya.

Dalam penelitian yang dilakukan Muhammad Salim tentang manfaat wudhu untuk kesehatan, terungkap bahwa berwudhu dengan cara yang baik dan benar akan mencegah seseorang dari segala penyakit.

Dalam penelitiannya itu, Muhammad Salim juga menganalisis masalah kesehatan hidung dari orang-orang yang tidak berwudhu dan yang berwudhu secara teratur selama lima kali dalam sehari untuk mendirikan shalat.

Salim mengambil zat dalam hidung pada selaput lendir dan mengamati beberapa jenis kumannya. Pekerjaan ini ia lakukan selama berbulan-bulan.

Berdasarkan analisisnya, lubang hidung orang-orang yang tidak berwudhu memudar dan berminyak, terdapat kotoran dan debu pada bagian dalam hidung, serta permukaannya tampak lengket dan berwarna gelap.

Adapun orang-orang yang teratur dalam berwudhu, ungkap Salim, permukaan rongga hidungnya tampak cemerlang, bersih, dan tidak berdebu.

Sesungguhnya, cara berwudhu yang baik adalah dimulai dengan membasuh tangan, berkumur-kumur, lalu mengambil air dan menghirupnya ke dalam hidung kemudian mengeluarkannya.

“Langkah ini hendaknya dilakukan sebanyak tiga kali secara bergantian,” kata Salim seperti dilansir Hajinews.id.
.
Dari penelitiannya ini pula, Muhammad Salim berhasil meraih gelar master dari Fakultas Kedokteran Universitas Iskandariyah, Kairo, Mesir.

Jauh sebelum adanya penelitian ini, Rasul SAW pernah bersabda, Sempurnakan wudhu, lakukan istinsyaq (memasukkan air ke hidung), kecuali jika kamu berpuasa.”

Wudhu Upaya Cegah Virus Corona
Belum ada hasil uji klinis yang menyebutkan aktivitas wudhu, yang merupakan kegiatan bersuci yang dilakukan umat Islam, bisa mengobati corona. Namun, sejumlah pakar kesehatan dan pejabat menganjurkan umat untuk melakukan wudhu sebagai langkah pencegahan virus corona.

Pada akhir Januari 2020 lalu, Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RS Islam Banjarmasin, dr H Meldy Muzada Elfa SpPD, menjelaskan bahwa aktivitas cuci tangan dengan sabun merupakan salah satu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Salah satu tujuannya adalah menghindari kontak kuman atau infeksi dari tangan masuk ke dalam tubuh manusia.

Cuci tangan dengan sabun yang direkomendasikan berdasarkan Badan Kesehatan Dunia atau WHO dengan tata cara yang sudah ditentukan. Sementara itu, berwudhu merupakan salah satu kewajiban seseorang Muslim ketika ingin melaksanakan shalat. Di samping itu, seorang Muslim pun dianjurkan untuk selalu menjaga wudhu setiap saat.

Menurut Meldy, memang belum didapatkan penelitian apakah cuci tangan dengan sabun sesuai standar WHO mempunyai efektivitas yang sama dalam pencegahan penularan penyakit dibandingkan dengan seseorang yang rutin berwudhu. Namun, secara logika, ketika seseorang rutin berwudhu, selain untuk shalat lima waktu, ditambah dengan shalat sunah seperti Dhuha dan Tahajud, dalam satu hari orang tersebut sudah mencuci tangan dan anggota yang lainnya sebanyak tujuh kali bahkan lebih.

“Menurut pandangan saya, tentu ini akan berpengaruh terhadap kebersihan diri, apalagi saat wudhu dianjurkan untuk berkumur-kumur dan membersihkan rongga hidung. Karena, kita ketahui bersama, selain tangan, penularan bakteri atau virus melalui udara tentu akan melewati saluran napas dan sangat mungkin bakteri atau virus ini banyak terdapat di lubang hidung dan mulut,” kata Meldy seperti dilansir situs online Republika.

“Walaupun tidak ada penelitian ilmiah yang membandingkan antara cuci tangan standar WHO dengan wudhu, apalagi dikaitkan dengan sedang wabahnya virus corona ini, namun rutin berwudhu adalah satu cara yang baik untuk menjaga hidup sehat bagi Muslim yang rutin melakukannya,” kata Meldy.

Wakil Sekjen MUI Nadjamuddin Ramly menuturkan, selain sebagai syarat sah shalat, berwudhu juga dinilai dapat mencegah penyebaran virus corona. Menurut dia, jika masyarakat sering berwudhu, bakteri dan kuman yang ada di tubuh manusia dapat dibersihkan. Salah satunya yang terpenting adalah bagian tangan. “Berwudhu pun menjadi salah satu yang dikedepankan dalam agama Islam untuk menjaga kebersihan,” tambahnya. (*/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.