Senin, 15 Agustus 22

Wow! Puncak Gunung Everest Terus Bertambah Tinggi

Wow! Puncak Gunung Everest Terus Bertambah Tinggi
* Puncak gunung Everest. (Alamy/BBC)

Tampaknya puncak Everest sebagai gunung tertinggi di dunia terus bertambah tinggi, tapi akankah berhenti?

Pada tahun 1954 sebuah survei India menetapkan Gunung Everest setinggi 8.848 meter, sebuah angka yang diakui oleh pemerintah Nepal.

Tapi kemudian, pada tahun 2005, China mengukur tingginya 8.844,43 meter – hampir empat meter lebih rendah.

Pada tahun 2020, tim dari China dan Nepal bersama-sama menyepakati ketinggian baru yang diterima secara resmi, yakni 0,86 meter lebih tinggi dari hasil perhitungan survei India.

Sementara perbedaan ketinggian ini sebagian disebabkan oleh kemajuan teknologi pengukuran yang tersedia untuk surveyor, ada juga beberapa faktor politik yang terlibat.

China dan Nepal secara historis telah lama memperdebatkan apakah ketebalan salju di puncak harus dimasukkan dalam pengukuran atau tidak.

Tetapi kita tidak boleh mengabaikan bahwa Everest juga tumbuh sedikit lebih tinggi setiap tahun juga.

Aurora Elmore hampir sampai di Everest Base Camp di bagian selatan pegunungan Himalaya yang terletak di Nepal.

Tapi, alih-alih mengambil rute pendakian tradisional selama 12 hari, ia terbang di antara puncak pegunungan es yang membeku.

Baling-baling helikopternya membelah udara tipis di ketinggian dengan suara yang menderu.

Kala itu adalah April 2019, perempuan itu bertugas mengirimkan pasokan ke tim ilmuwan yang bekerja di lereng gunung tertinggi di dunia.

Berkah dari tugas menantangnya ini adalah pemandangan spektakuler: hari itu sangat cerah, memperlihatkan seluruh jajaran pegunungan Himalaya.

Selama dua bulan berikutnya, para peneliti di National Geographic dan ekspedisi Rolex yang ia bantu organisir akan mempelajari dampak perubahan iklim di bagian Himalaya ini.

Elmore, seorang ahli geologi dan pada saat itu menjabat sebagai manajer program senior National Geographic Society di AS, membantu tim memasang stasiun cuaca tertinggi di dunia di sisi Gunung Everest.

Selama ekspedisi mereka, rekan-rekannya menemukan bukti polusi mikroplastik tertinggi di dunia di salju dan aliran air di dekat puncak Everest.

Terbang lebih dekat ke puncak Everest yang ikonik, Elmore bisa melihat timnya dari atas.

Sebuah kota mini dengan tenda-tenda berwarna hijau dan kuning, masing-masing melindungi pendaki gunung yang mendaki menuju puncak, berdiam di Everest Base Camp yang terletak lebih dari 5 km di atas permukaan laut.

Ribuan orang berduyun-duyun ke Everest setiap musim semi untuk mencoba mencapai atap dunia.

Dan sementara hanya beberapa pendaki akan menyadarinya, Everest tumbuh sedikit lebih besar selama mereka berada di gunung.

Gunung Everest, layaknya puncak di pegunungan Himalaya lainnya, tumbuh beberapa milimeter lebih tinggi menjulang ke angkasa setiap tahun.

Ini menimbulkan pertanyaan menarik – seberapa tinggi Gunung Everest bisa tumbuh?

Ada gunung di planet lain di Tata Surya kita yang membuat gunung-gunung di Bumi tampak kerdil, tapi adakah batasan sebarapa besar dan tinggi gunung yang ada di Bumi?

Gunung Everest menjulang 8.848,86 meter di atas permukaan laut, menurut survei gabungan resmi terbaru yang dilakukan China dan Nepal – dua negara tempat pegunungan Himalaya berdiam.

Tapi itu bukan satu-satunya raksasa di pegunungan ini – 10 dari 14 puncak dunia dengan ketinggian lebih tinggi dari 8.000 m di atas permukaan laut dapat ditemukan di pegunungan Himalaya.

Everest, kata Elmore, ada di antara raksasa-raksasa Himalaya lainnya.

“Jika Anda pernah terbang di atas Greenland atau Pegunungan Rocky di Kanada, Anda dapat melihat gunung-gunung besar, tetapi [Himalaya] berada di level lain,” katanya.

Dikelilingi oleh begitu banyak puncak besar lainnya, apakah mungkin menganggap Everest sebagai “monster”.

Elmore ragu-ragu sebelum menjawab.

“Ini seperti mencoba memberi tahu orang yang paling tinggi di tim bola basket,” katanya akhirnya.

“Mereka semua tinggi, tapi mana yang paling sedikit lebih tinggi?” (Red)

Sumber: BBC News

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.