Selasa, 16 Agustus 22

Wow! Pelajar Berprestasi di China Dapat Hadiah Anak Babi

Wow! Pelajar Berprestasi di China Dapat Hadiah Anak Babi
* ilustrasi. Anak babi. (Foto: Plixs/CNN)

Ternyata, bagi pelajar yang berprestasi di China mendapat hadiah anak babi. Beberapa pelajar berprestasi di provinsi Yunnan, China mendapatkan hadiah anak babi sebagai penghargaan atas pencapaian mereka.

Pemberian anak babi ini merupakan upaya memotivasi murid untuk belajar lebih giat dan menghidupkan kembali ekonomi lokal.

Mengutip South China Morning Post, ada 20 anak babi yang diberikan kepada 20 murid di Sekolah Dasar Xiangyang, wilayah Yiliang, Yunnan. Anak babi ini disponsori oleh Dana Kesejahteraan Umum Shanghai Xiangwu.

Menurut salah satu guru sekolah tersebur, Hou Changliang, pemberian babi ini dilakukan sebagai upaya membina hukuman antara bidang pendidikan dan ekonomi di pedesaan. Para murid dipilih berdasarkan performa akademik mereka.

Dalam video milik Hou yang dipublikasikan di Douyin, para murid terlihat menerima babi ini dan berpose untuk foto dalam sebuah acara penghargaan. Para murid menggunakan hiasan bunga merah besar sebagai simbol kehormatan.

Video ini juga memperlihatkan orang tua yang tertawa bahagia dan mengambil babi, membawa babi ini pergi dengan tas ataupun mengikatnya menggunakan tali.

Hou menuturkan, babi yang diberikan memiliki berat 5-10 kilogram masing-masing, dan memiliki bulu putih, kuning, dan hitam. Babi ini diberikan kepada murid menggunakan sistem undian.

“Hadiah seperti ini tak hanya mendukung para murid, tetapi juga menolong keluarga mereka. Meski mereka tidak melihat manfaat langsung dari keberadaan anak babi ini, mereka akan mendapatkan lebih banyak keuntungan dari anak babi ini di masa depan,” tutur Hou dalam video itu.

Hou juga menceritakan ia sering melihat netizen menawarkan donasi materi untuk para murid, tetapi ia menolaknya.

“Saya tak ingin anak-anak kami berpikir mereka bisa mengandalkan donasi atau mereka tak perlu bekerja keras. Saya ingin mereka mengerti, mereka harus bekerja keras dan dengan itu mereka bisa mendapatkan kehormatan dan kekuasaan,” ujarnya.

Hou sendiri telah mengajar di sekolah itu selama 11 tahun. Ia sempat menjadi relawan guru setelah lulus dari universitas. Sekolah tersebut memiliki 65 murid dengan hanya empat guru, termasuk Hou.

“Saya harap lebih banyak orang menaruh perhatian pada edukasi di pedesaan. Dibandingkan materi, penduduk desa kekurangan guru,” lanjut Hou.

Di lain sisi, pemberian babi ini menuai respons positif dari beberapa pengguna media sosial.

“Orang tua anak-anak ini harus bangga dengan anak mereka karena bisa membuat keluarganya mendapatkan babi dalam usia muda,” kata salah satu netizen dalam Weibo.

“Hadiah ini lebih berguna dibandingkan sertifikat prestasi. Saya bisa melihat orang tua bakal memiliki uang untuk membelikan anaknya buku dan alat tulis di tahun depan,” tutur netizen lain seperti dikutip CNN Indonesia.

Yiliang merupakan salah satu wilayah paling miskin di China. Pada 2019, pendapatan tahunan penduduk setempat mencapai 27.291 yuan (Rp61 juta) per orang. (CNN/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.