Kamis, 9 Desember 21

Working Group BTA RI Malaysia Diaktifkan Kembali

Working Group BTA RI Malaysia Diaktifkan Kembali

Jakarta, Obsessionnews – Akhirnya Pemerintah RI dan Malaysia menyepakati agar working group Border Trade Agreement (BTA)/perdagangan lintas batas kembali diaktifkan. Hal tersebut disepakati kedua negara dalam pertemuan The 2nd Indonesia Malaysia Joint Trade and Investment Committee (JTIC) Ministerial Meeting di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (30/6/2016).

“Setelah lama vakum, reaktivasi Working Group BTA ini merupakan salah satu hasil positif yang disepakati Pemerintah Indonesia dan Malaysia,” ungkap Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong yang memimpin pertemuan tersebut bersama Menteri Perdagangan Internasional dan Industri (MITI) Malaysia, Dato’ Sri Mustapa Mohamed.

Malaysia merupakan mitra dagang terbesar ke-2 dan mitra investasi potensial di ASEAN bagi Indonesia. Banyak sekali peluang yang bisa dilakukan untuk meningkatkan perdagangan di antara kedua negara.

Working Group-

Mendag Tom menjelaskan, pertemuan JTIC secara keseluruhan membahas berbagai isu bilateral di bidang perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Malaysia. Tahun 2015, total perdagangan kedua negara sebesar USD 16 miliar atau turun sebanyak 21,5 % dibanding tahun sebelumnya. Dimana pertemuan JTIC pertama dilangsungkan pada 2008 lalu.

“Kedua negara menginginkan agar nilai perdagangan Indonesia dan Malaysia yang dicita citakan Presiden Joko Widodo dan PM Najib sebesar USD 30 miliar bisa benar-benar terwujud di masa mendatang,” tuturnya.

Diharapkan jaringan kerja antara pengusaha Indonesia dan Malaysia dapat menciptakan peluang bisnis, dan akses pasar potensial.

“Indonesia mendorong agar pada pertemuan JTIC ke-3 yang akan datang bisa dilakukan business engagement di antara kedua negara yang sifatnya government to business (G to B) sehingga apabila ada persoalan yang dihadapi pihak swasta dapat segera dicarikan jalan keluar,”
ujar Mendag Tom. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.