Minggu, 28 November 21

WNI Disandera, Bukti Keamanan Laut Filipina Lemah

WNI Disandera, Bukti Keamanan Laut Filipina Lemah

Jakarta, Obsessionnews – Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto merasa prihatin dengan kembalinya insiden penyanderaaan kelompok Abu Sayyaf terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di perairan Filipina. Kejadian ini membuktikan kemaman perairan Filipina masih lemah.

“Kalau di perairan Indonesia sudah betul-betul terjamin. Armada kita juga selalu berpatroli di sana. Bahkan kapal perang Indonesia juga berpatroli di sana,” ‎katanya di DPR, Jumat (24/6/2016).

Sebab itu, Agus meminta Pemerintah Filipina untuk segera memperbaiki sistem pengamanan lautnya, agar tidak kembali merugikan negara tetangga.

“Kami mengimbau dan menekankan agar Filipina memperkuat keamanan di sana, terlebih lagi secara progresif Filipina harus menyelesaikan masalah-masalah internalnya dengan Abu Sayyaf dan kelompok bersenjata lain,” pintanya.

Kabar mengenai penyandraaan WNI belum jelas kebenarannya. Namun setelah dikroscek, Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi membenarkan terjadi penyanderaan terhadap 7 warga negara Indonesia (WNI) oleh kelompok bersenjata asal Filipina.

Tujuh WNI tersebut merupakan anak buah kapal (ABK) TB Charles 001 dan kapal tongkang Robi 152. Retno mengatakan, informasi soal penyanderaan itu diterimanya pada Kamis (23/6/2016) kemarin. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.