Senin, 23 September 19

Wiranto Setuju Partai Hanura Gelar Munaslub

Wiranto Setuju Partai Hanura Gelar Munaslub
* Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto.

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto dikabarkan setuju dengan permintaan sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk segera mengadakan Musyawarah Nasional Luar (Munaslub), guna mencari ketua umum Partai Hanura pengganti Oesman Sapta.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai Hanura Sumatera Barat Marlis Alinia usai bertemu dengan Wiranto Selasa (16/1/2018) pagi, bersama 16 perwakilan DPD lainnya. Ia mengatakan, Wiranto mendorong agar persoalan kekisruhan antara Oesman Sapta dengan pengurus Partai Hanura diselesaikan sesuai AD/ART.

“Dari berbagai pertimbangan Pak Wiranto sebagai Ketua Dewan Pembina menyampaikan kepada kami, beliau memberikan saran untuk semua kasus ini, untuk semua persoalan ini, diselesaikan dengan ketentuan AD/ART,” ujar Marlis dalam konferensi persnya di Kantor DPP Hanura, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa siang.

Para perwakilan DPD itu menangkap sinyal Wiranto mendukung pergantian Oesman Sapta dari jabatan ketua umum sesuai dengan AD/ART. Sebab, berdasarkan Pasal 46 ayat (4) huruf a AD/ART Hanura menyebutkan, Munaslub itu dapat dilaksanakan jika ada permintaan dari 2/3 DPD atau 2/3 DPC.

Sementara itu, sampai Selasa ini sudah 27 DPD dan 418 DPC Hanura telah menandatangani mosi tidak percaya kepada Oesman Sapta. Ini artinya sudah lebih dari cukup bagi Partai Hanura mengadakan Munaslub.

“Dengan begitu, kami dalam forum ini mewakili DPD se-Indonesia menyampaikan secara bulat, penyelesaian penyelamatan partai dari kemelut ini melalui Munaslub dan atas izin dari Ketua Dewan Pembina tadi. Beliau menyetujui segera dilaksanakan,” ujar Marlis.

“Maka kami hari ini menyampaikan kepada publik se-Indonesia, bahwa Hanura dalam satu dua hari ini akan melaksanakan Munaslub untuk memilih ketua umum terbaru berkaitan dengan kemelut yang terjadi,” lanjut dia.

Sebelumnya diberitakan Oesman Sapta Odang diberhentikan dari posisi ketua umum Partai Hanura. Dia dianggap melanggar anggaran rumah tangga (ART) partai dan prinsip-prinsip nilai perjuangan partai tersebut.

Keputusan itu diambil setelah sejumlah pengurus Partai Hanura mengadakan rapat di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2018). Pemberhentian Oesman Sapta dari jabatannya atas dasar permintaan dari 27 DPD dan lebih dari 400 DPC yang menyampaikan mosi tidak percaya.

Namun Oesman Sapta melawan. Ia justru memecat sejumlah ketua DPD yang dianggap membuat onar. Termasuk salah satunya Sekjen Partai Hanura Syarifuddin Suding. Oesman Sapta menuding ada pihak yang sengaja ingin menghancurkan Partai Hanura mendekati tahun politik, 2018-2019. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.