Minggu, 25 Agustus 19

Waspadai Sentimen Negatif Hasil Pilpres, IHSG Bisa Melemah

Waspadai Sentimen Negatif Hasil  Pilpres, IHSG Bisa Melemah

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan diperkirakan akan berada pada rentang support 4990-5058 dan resisten 5112-5150. IHSG diprediksi mampu melewati target kisaran resisten (4975-4990) seiring adanya aksi beli meski di tengah maraknya sentimen negatif dari aksi ambil untung.

“Tetap waspadai potensi pelemahan lanjutan, terutama jika hasil final penghitungan suara pilpres oleh KPU tidak sesuai dengan harapan, dan kemungkinan munculnya data-data negatif,” kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada kepada wartawan, Minggu (20/7).

Belum tertutup sempurnanya utang gap di level 4989-5008 dan 4917-4918 membuat IHSG masih menyimpan potensi pembalikan arah.
Adapun beberapa saham yang dapat diperhatikan antara lain, [AALI 26,150 250 (+1,0%)], [LPCK 8,275 75 (+0,9%)], [PGAS 5,900 25 (+0,4%)], [CPIN 3,970 -10 (-0,3%)], [ITMG 25,325 225 (+0,9%)], *TLKM*, [AALI 26,150 250 (+1,0%)] [LSIP 2,100 15 (+0,7%)], [ASII 7,650 50 (+0,7%)], [BSDE 1,635 15 (+0,9%)], [UNVR 30,925 25 (+0,1%)], [SCMA 3,660 10 (+0,3%)], [INDF 7,075 100 (+1,4%)], [WIKA 2,650 55 (+2,1%)], [BBRI 11,575 150 (+1,3%)].

Sepanjang pekan kemarin, IHSG mampu bergerak positif. Meski sempat diselingi dengan pergerakan negatif, namun mampu kembali mencatatkan laju positif di akhir pekan. Masih adanya aksi beli, terutama asing yang mencatatkan nett buy, masih menopang positifnya laju IHSG.

Investor asing masih mencatatkan nett buy Rp2,51 triliun, jauh lebih rendah dari pekan sebelumnya sebesar Rp9,47 triliun. Jika dihitung sejak awal tahun (YTD) maka sampai dengan pekan kemarin posisi asing tercatat nett buy Rp54,56 triliun, atau lebih tinggi dari pekan sebelumnya Rp52,05 triliun.

Meski demikian, di awal kemarin IHSG berakhir di zona merah. “Masih maraknya aksi profit taking dan kemungkinan sudah lewatnya imbas pilpres membuat pelaku pasar cenderung memilih untuk menjauh sementara dari pasar. Lagipula dengan adanya klaim kemenangan dari kedua kubu capres memunculkan kondisi ketidakpastian baru,” pungkas Reza. (Ipot)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.