Rabu, 21 Oktober 20

Waspada! Gunakan Earphone Berlebihan, Ini Dampaknya

Waspada! Gunakan Earphone Berlebihan, Ini Dampaknya
* Seorang wanita menggunakan earphone atau headphone (Dok. Content Injection).

Jakarta, Obsessionnews.comMenggunakan earphone atau headphone tengah digandrungi oleh banyak kalangan. Perangkat kecil dengan kabel ini memiliki banyak kegunaannya. Bagi yang sering mendengar rekaman berbentuk audio, perangkat ini sangat membantu.

Sering kita melihat masyarakat menggunakan earphone, saat seperti di kereta-api, busaway, bahkan sedang berjalan-jalan. Ini merupakan salah satu untuk menghindari kejenuhan dan kebosanan dalam perjalanan panjang. Apalagi saat menjelang tidur, earphone sangat membantu merelaksasi otak hingga si pengguna tertidur.

Tapi tahukah anda, ternyata earphone juga memiliki dampak jika digunakan secara berlebihan. Berikut dampaknya:

Kerusakan permanen pada telinga
Hal ini terjadi bila telinga sudah tidak kuat lagi menanggung beban suara keras dari earphone yang langsung terhubung dengan lubang telinga, biasanya, hal ini terjadi pada mereka yang masih berusia muda atau remaja. Biasanya efek akan mulai terasa di usia 20-an. Si penderita akan mulai kehilangan pendengarannya.

Kerusakan otak
Gelombang elektromagnetik akibat earphone atau headset ini diduga berpengaruh terhadap listrik otak. Terbukti gelombang elektromagnetig ini berpengaruh pada listrik otak pada tikus. Namun, hingga saat ini belum diketahui seberapa besar efek dari gelombang elektromagnetik itu pada otak manusia. Tapi yang jelas kamu harus tetap waspada.

Gangguan Pendengaran
Menurut Brian Fligor, Direktur Audiologi Diagnostik di Rumah Sakit Anak Boston, orang-orang yang mendengarkan musik dengan volume melebihi 90 desibel, dapat menderita kehilangan pendengaran sementara.

Infeksi Telinga
Menurut Manchester Evening News, penggunaan earphone secara teratur dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri berbahaya, dan berbagi atau meminjam earphone hanya dapat menyebabkan transfer bakteri orang lain ke telinga Anda. Pemimpin penelitian, Chiranjay Mukhopadhyay, menyarankan semua orang untuk tidak berbagi earphone. Jika memang ingin berbagi, sebaiknya bersihkan terlebih dulu.

Sangat disayangkan kadang orang mendengar earphone sampai tertidur. Ketika tertidur, kan dia tidak bisa mendengar lagi, tetapi rumah siput tetap menerima energi suara secara berkelanjutan. Bisa terjadi kelelahan pada rumah siput.

Solusinya? Jangan menggunakan volume melebihi 100 desibel

Menggunakan earphone dianjurkan sesuai kebutuhan saja, jangan berlebihan. Suara tingkat ringan untuk dewasa berada antara 25 hingga 40 desibel, sedangkan anak-anak 20 hingga 40 desibel. Bertingkat semakin tinggi hingga suara terberat berkualitas 90 desibel atau lebih yang masih dapat didengar.

Setiap 15 menit menggunakan earphone istirahatkan dulu telinga anda. Jadi berhentilah sejenak jika telah menggunaan earphone selama lebih dari 15 menit dengan tingkat kekerasan lebih dari 5 setiap hari.

Sejumlah peneliti menganjurkan semua perangkat suara yang menggunakan headset atau earphone untuk tidak melebihi batas 100 desibel. Mengingat suara yang ada di luar headset (suara mesin mobil, disel atau pemotong rumput) juga bisa berpengaruh pada pendengaran manusia.

Beberapa cara untuk mengurangi kerusakan pendengaran adalah dengan mengurangi volume suara dan mengurangi waktu untuk mendengarkan dengan earphone. Namun sering kali juga orang-orang menggunakan earphone pada tempat-tempat yang ramai seperti stasiun kereta, terminal bus ,dan sebagainya. Jadinya tanpa sadar cenderung untuk meningkatkan volume earphone lebih keras lagi.

Beberapa saran untuk mengurangi efek samping misalnya menggunakan headphone yang besar (tipe yang lama), sehingga suara lebih terdistribusi dan lebih menutup suara bising dari luar dibandingkan earphone yang kecil. Tipe earbuds yang kecil mempunyai speaker kecil dengan volume besar yang diletakan di lubang telinga sudah pasti memberikan efek lebih besar pada pendengaran dibandingkan dengan headphone yang hanya ditempel pada telinga luar.

Jadi, sebaiknya tinggalkan kebiasaan memakai earphone berlebihan, apalagi dengan volume suara keras, apabila ingin sistem pendengaran tetap berfungsi dengan baik.

Tanda dan gejala gangguan pendengaran
Gangguan pendengaran karena penggunaan earphone pada umumnya bertahap, kumulatif, dan tanpa tanda-tanda peringatan yang jelas dilansir laman nationalgeographic. Berkonsultasilah dengan dokter jika tanda dan gejala menjadi parah seperti :

  • Telinga mengalami dering, menderu, mendesis atau berdengung di telinga.
  • Kesuliat memahami pembicaraan di tempat-tempat yang ramai.
  • Suara yang terdengar seperti teredam
  • Mendengarkan televisi atau radio dengan volume yang lebih tinggi daripada sebelumnya. (Popi/berbagai sumber)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.