Senin, 3 Oktober 22

Warga Protes Rumah Pembakaran Mayat Dekat Pemukiman

Warga Protes Rumah Pembakaran Mayat Dekat Pemukiman

Padang, Obsessionnews – Spanduk penolakan warga terhadap rumah pembakaran mayat (krematorium), terpasang di Jalan Pasar Borong III, Pasar. Batipuh, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Spanduk penolakan rumah pembakaran mayat “kami masyarakat Pasar Batipuh, Pasar Gadang, Palinggam dan jamaah Mesjid Muhammadan tidak setuju rumah pembakaran mayat (krematoriun) di jalan pasar borong III”, tertulis jelas dipasang dengan memakai spanduk melintang dekat Mesjid Muhammadan.

Dua spanduk penolakan dipasang melintang sebelah kiri dan kanan mesjid.

Salah seorang warga Anton mengatakan, rumah pembakaran mayat (krematorium) yang dibanggun tidak jauh dari mesjid dapat mengganggu karena dekat pemukiman.

spanduk_penolakan

Menurut Anton, warga sudah melarang agar tidak dibangun dekat pemukiman, tapi dilakukan di perbukitan yang jauh dari pusat keramaian.

“Kita menolak karwna berada di kawasan penduduk dan dikhawatirkan akan berdampak pada lingkungan dan kesehatan penduduk,” kata Anton Jum’at (30/10).

Warga juga menolak, karena pembangunan krematorium itu sebelumnya tidak pernah disosialisaskan kepada warga sekitar.

Sementara itu, anggota DPRD Sumbar yang juga warga Tionghoa, Albert Indra Lukman mengatakan, sudah mengingatkan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, sebelum krematorium dibangun, karena terjadi kontroversi.

“Sebelum dibangun saya sudah pernah sampaikan kepada Pak wali agar krematorium itu tidak dibangun berdekatan dengan rumah penduduk,” kata Albert Jum’at (30/10).

Menurut Albert, rumah pembakaran mayat (krematorium) sebaiknya dibangun jauh dari rumah penduduk. Untuk itu, ia meminta kepada Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mendengarkan aspirasi warga. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.