Kamis, 27 Januari 22

Wapres Yakin Libur Lebaran yang Panjang Justru Untungkan Dunia Usaha

Wapres Yakin Libur Lebaran yang Panjang Justru Untungkan Dunia Usaha
* Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Jakarta, Obsessionnews.com Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla meyakini penambahan cuti bersama Lebaran 2018 tidak akan merugikan para pelaku usaha. Justru, menurut Kalla, libur makin lama, membuat perekonomian bergerak.

“Jadi libur juga itu tidak ekonomi stagnan. Justru meningkat. Cuma berbeda porsinya. Restoran buka dan makin banyak pengunjungnya. Itu bergerak ekonomi kita justru,” kata Kalla di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Perekonomian disebut bergerak lantaran selama libur Lebaran, banyak orang yang menggunakan waktunya untuk jalan-jalan ke tempat wisata, maupun meluangkan waktunya untuk menjajaki masakan kuliner khas daerah.

“Banyak orang mengira kalau dibikin libur itu ekonomi macet. Tidak, justru banyak sisi ekonomi berjalan pada saat libur,” ujar Kalla. 

Apalagi, kata Kalla, cuti bersama tersebut hanya untuk para pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai BUMN. Sedangkan, untuk para pegawai swasta, liburan Lebaran tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan.

“Libur itu hanya untuk PNS dan BUMN 4 juta orang saja,” tandasnya.

Pemerintah tetap menambah tiga hari jumlah hari cuti bersama, yaitu 11, 12, dan 20 Juni 2018. Sehingga total menjadi tujuh hari cuti bersama meskipun kebijakan itu mendapat protes dari kalangan pengusaha. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.