Sabtu, 4 Desember 21

Wapres: Lima Kesempatan Diberikan Hingga Eksekusi Dilakukan

Wapres: Lima Kesempatan Diberikan Hingga Eksekusi Dilakukan

Langkawi, Obsessionnews – Pemerintah Indonesia akhirnya merealisasikan janjinya untuk melaksanakan eksekusi mati tahap kedua. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan eksekusi mati dilakukan setelah terpidana tidak bisa membuktikan dirinya tidak bersalah.

“Jadi boleh dibilang bahwa upaya sudah dipakai untuk membela diri tapi pengadilan memutuskan untuk hukuman mati,” ujar Wapres JK sesaat sebelum terbang dari di Bandara International Langkawi, Malaysia, menuju Jakarta, Selasa (28/4/2015) malam.

JK menuturkan bahwa pengadilan sudah memberikan kesempatan hingga lima kali bagi para terpidana untuk melakukan pembelaan semaksimal mungkin, akan tetapi hal itu tidak dimanfaatkan hingga eksekusi harus dilakukan.

“Bagaimana pun seperti sebagaimana dijelaskan Jaksa Agung dan presiden bahwa ini sudah melalui lima tahapan pengadilan dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung, hingga Peninjauan Kembali dua kali,” terangnya.

Setelah divonis mati dijatuhkan oleh pengadilan, maka pemerintah tidak bisa lagi mencampuri urusan yang bukan merupakan kewenangannya. JK percaya bahwa sang pengadil menjatuhkan hukuman tersebut berdasarkan rasa keadilan tanpa dipengaruhi oleh siapapun termasuk pemerintah.

“Pengadilan yang memutus hukuman mati bukan presiden, bukan pemerintah tapi pengadilan yang bersifat independen,” tegas JK. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.