Rabu, 8 Desember 21

Wapres JK Dorong Reformasi Peradilan

Wapres JK Dorong Reformasi Peradilan

Jakarta, Obsessionnews – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendorong dilakukan reformasi peradilan supaya ke depan semakin transparan. Pernyataan itu disampaikan JK menanggapi banyaknya hakim yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Makanya, efektif ya reformasi di bidang peradilan itu, pengawasannya harus kuat dan lebih baik lagi keterbukaan masyarakat,” kata Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jakarta, Jumat (27/5/2016).

Jusuf Kalla, menyayangkan tertangkapkanya hakim oleh komisi pemberantasan korupsi. Kasus penangkapan ini dinilai semakin memperburuk citra peradilan di Indonesia.

“Ya tentu menyedihkan memang kalau benteng hukum itu jebol juga,” ungkap Wapres.

Akan tetapi JK menolak usulan adanya perppu untuk memperberat hukuman bagi oknum hakim. Alasanya karena telah ada Undang-undang Hukum Pidana yang mengatur hal itu.

“Jadi hakim tuh menentukan bobot kesalahannya berdasarkan hukum itu, ada maksimumnya. Kan selama ini tidak semua juga maksimum, ada minimum. Itu tergantung penilaian hakim, todak perlu pake Perppu,” jelas JK.

KPK kembali tangkap tangan dua hakim yaitu hakim pada Pengadilan Tipikor Bengkulu, Janner Purba dan Toton, serta Panitera Pengadilan Negeri Bengkulu, Badaruddin Amsori Bachsin alias Billy.

Usai diperiksa ketiganya langsung ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan penahanan. Kasus ini semakin menambah daftar panjang penegak hukum yang terjerat kasu korupsi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.