Jumat, 22 Oktober 21

Wantimpres Bahas Isu “KPK vs Polri” dengan DPR

Wantimpres Bahas Isu “KPK vs Polri” dengan DPR

Jakarta, Obsessionnews – Tiga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) melakukan pertemuan tertutup dengan Pimpinan DPR RI, guna membahas persoalan dua lembaga antara Kapolri dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (2/2/2015).

Menurut Ketua DPR Setya Novanto, kedatangan para anggota Wantimpres itu tidak lain untuk meminta masukan dari DPR, prihal ketegangan yang terjadi antara KPK dengan Polri. Baik DPR maupun Wantimpres sama-sama berharap dua lembaga tersebut berhasil diselamatkan.

‎”Saya menerima kunjungan Wantimpres tentu mendapat masukan-masukan yang berharga berkaitan program, khususnya kita mendukung KPK dan Polri agar semuanya berjalan dengan baik dan seiring dengan keinginan kita semua,” ujarnya.

Mereka melakukan pertemuan di Gedung Nusantara III, dari ‎Wantimpres dihadiri oleh Subagyo HS, Suharso Monoarfa, dan Rusdi Kirana. Sementara, itu selain Setya Novanto, Pimpinan DPR lainya yang hadiri yakni Fadli Zon dan Agus Hermanto.

Subagyo sendiri mengatakan, ‎Wantimpres berhak memberikan masukan kepada Presiden baik diminta atau tidak. Terlebih dengan adanya perseturuan antara KPK dengan Polri, pihaknya berhak untuk ikut andil dalam membantu Presiden untuk menyelesaikan kasus tersebut. Nantinya, kata Subago hasil pertemuan ini juga akan disampaikan kepada Presiden.

Sedangkan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan Presiden Jokowi dibatasi oleh Undang-Undang untuk segera mengambil keputusan atas nasib Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. Sebab, ‎semenjak Budi dinyatakan lolos di DPR, Presiden menunda pelantikanya sebagai Kapolri dengan alasan Budi sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

“Ada persoalan karena dalam UU Kepolisian, harus dilantik setelah 20 hari. Surat Presiden tanggal 15 Januari 2015, maka 20 hari jatuh pada 4 Februari,” jelasnya. (Albar)

Related posts