Rabu, 27 Oktober 21

Wantim Sepakati Penyelesaian Dua Kubu Golkar

Wantim Sepakati Penyelesaian Dua Kubu Golkar

Jakarta, Obsessionnews – Mencari penyelesaian dualisme kepengurusan Partai Golkar (PG) yaitu kubu munas Bali Aburizal Bakrie (Ical) dengan kubu Munas Jakarta Agung Laksono (AL) yang sampai saat ini masih terus bergulir, Dewan Pertimbangan (Wantim) PG gelar rapat untuk menyelesaikan perselisihan kedua kubu tersebut.

“Tadi malam kami wantim periode 2009-2015 juga melakukan rapat, dalam rapat itu ada dua hal kami sepakati,” ujar Ketua Wantim PG Akbar Tandjung dalam konferensi persnya di Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2015).

Yang pertama, lanjut Akbar, untuk menegaskan kembali sikap Wantim bahwa penyelesaian, pertikaian ini menurut kami tetap pada musyawarah nasional (munas).

“Apapun namanya, Yang peting sesuai AD/ART. Bisa dilakukan relatif lebih cepat dan lebih tentus, secara organisasi penyelesaian itu kita lihat pada stake holder partai,” katanya.

Ke dua, khusus dalam menghadapi sidang Mahkamah Partai besok, Akbar juga sepakat untuk menyampaikan satu permohonan yang kami sebut permohonan intervensi. “Di mana permohonan intervensi pertama menjelaskan posisi wantim,” tuturnya.

Akbar juga menyampaikan bahwa masalah terkait situasi PG menurut kami adalah memungkinkan dengan relatif cepat dan baik adalah melalui munas. Dalam kaitan itu, kata akbar, pihaknya telah menyiapkan satu surat yang akan disampaikan kepada Mahkamah Partai (MP) dalam bentuk permohonan intervensi terhadap situasi yang sedang berjalan saat ini antara pengurus produk Bali dan produk Ancol.

“Ini keputusan nanti malam. Memang suratnya kami persiapkan pagi ini, kami juga belum tahu hasil PN Jakbar. Baru tadi siang kami ketahui bahwa masalah yang diajukan pengurus munas Bali ternyata oleh PN Jakbar dikembalikan melalui mekanisme internal partai yang mengarah Mahkamah Partai,” jelasnya.

Terlepas keputusan itu, lanjut Akbar, permohonan intervensi kami sampaikan kepada Mahkamah Partai. “Mohon kiranya MP mempertimbangkan permohonan kami bahwa penyelesaian partai produk munas Bali dan Ancol kami harapkan agar ditetapkan melalui munas,” tuturnya.

Bahkan Wantim juga mohon agar MP menyampaikan agar Munas bisa dilakukan secepatnya dan untuk itu diperlukan pembentu satu kepanitian yang independen, netral dan kepanitiaan itu melaksanakan MP yang berjalan demokratis, terbuka yang dipimpin kader Golkar yang sudah diakui.

“Kontribusi oleh partai selama ini yang diragukan kredibilitasnya, yang mumpuni, netral dan dilakukan sesuai amanat ad art,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berikut Anggota Dewan Pertimbangan (Wantim) PG. Sebagai Ketua Wantim PG Akbar Tandjung, anggota yang ikut dalam rapat itu yakni Budi Harsono, Abdul Latief, Sri Redjeki Soemaryoto, Mahadi Sinambela, Irsyad Djuwaeli, Irsyad Sudiro, Anwar Arifin, Aisyah Hamid Baidowi, Ibrahim Ambong, Krissantono dan Agusman Effendi. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.