Selasa, 30 November 21

Wanita Wajib Tahu Jenis Keputihan Fisiologis dan Patalogis

Wanita Wajib Tahu Jenis Keputihan Fisiologis dan Patalogis
* Boyke Dian Nugraha.

Jakarta, Obsessionnews Perempun identik terkena keputihan meskipun hidupnya super steril. Hal ini membuat setiap wanita bertanya-tanya. Menurut dokter Boyke Dian Nugraha tidak semunya keputihan yang dialami perempuan merupakan penyakit.

“Ada namanya keputihan fisiologis yang artinya keputihan bukan penyakit. Dia datang berwarna bening, datang saat mau menstruasi, atau tengah-tengah masa subur atau si wanita terangsang, atau wanita itu mau melakukan hubungan seks,” jelas Boyke seperti ditayangkan di vidio.com.

Berbeda dengan perempuan yang mengalami keputihan patologis penyakit, di mana 70% terjadi karena infeksi jamur atau penyakit kelamin. Lahirnya penyakit tersebut akan menunjukkan tanda-tanda  pada organ reproduksi wanita berupa kista, erosi atau infeksi. “Karena stres atau kecapean dapat keputihan juga. Jadi harus pandai membedakan hal tersebut,” tuturnya.

Menurut Boyke, seseorang dapat membedakan keputihan fisiologis tanpa pengobatan dan keputihan patologis memerlukan pengobatan. “Gampang ngeceknya. Kalau keputihan fisiologis itu bening ,tidak gatal, tidak bau dan nggak perlu diobati. Tapi kalau sudah gatal, bau, apalagi uda campur lara, ada butir-butir kayak susu dan sebagainya, segera datang ke dokter,” sarannya.

Selanjutnya Boyke juga mengingatkan agar tidak menganggap remeh penyakit keputihan patologis. Sebab keputihan patologis itu bisa terinfeksi dan paling ditakutkan adalah munculnya gejala-gejala dari kangker mulut rahim  bisa keputihan.

“Seperti juga bio keputihan, erosi keputihan, benang spiral keputihan. Jadi semua itu memerlukan pemeriksaan, memerlukan ketelitian sehingga pengobatannya pun bisa disesuaikan dengan penyebabnya,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mengetahui keputihan patologis atau bukan maka dokter akan melakukan  pemeriksaan melalui darah, atau pengambilan dari keputihan tersebut. Dari pengambilan sampel itu yang dilihat melalui mikroskop, dokter dapat melakukan pengobatan sesuai dengan penyebabnya. Keputihan patologis yang berkaitan dengan penyakit tidak bisa diobati sendiri.

“Kalau keputihan yang berkaitan  dengan penyakit biasanya diobati sendiri saja tidak akan berhasil. Dan sebaiknya mengunjungi dokter kandungan anda untuk mencari penyebabnya dan mengobati sesuai dengan penyebabnya sehingga keputihan itu bisa sembuh dengan baik. Namun para wanita tidak boleh takut, karena tidak selamanya keputihan itu penyakit,” tandasnya. (Asma, @asmanurkaida)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.