Rabu, 17 Agustus 22

Wamenag Zainut: Ulama dan Ormas Islam adalah Mitra Keberhasilan Pembangunan Indonesia

Wamenag Zainut: Ulama dan Ormas Islam adalah Mitra Keberhasilan Pembangunan Indonesia
* Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi membuka Musyawarah Nasional (Munas) Ulama Syarikat Islam di  Jakarta, Senin (21/3/2022). (Foto: Humas Kemenag)

Jakarta, obsessionnews.com –  Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, para ulama dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam adalah mitra keberhasilan pembangunan Indonesia.  Komitmen keduanya tidak pernah diragukan untuk berperan serta dalam setiap proses pembangunan negeri ini.

Wamenag Zainut menyampaikan hal ini dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Ulama Syarikat Islam di  Jakarta, Senin (21/3/2022).

 

Baca juga:

Wamenag Zainut Bersyukur Bisa Hadiri Haul ke-57 KH Suhaemi bin Abdul Ghoni dan Masyayikh Al Hikmah 1

Songsong Era Society 5.0, Wamenag Zainut: PTKIN Jangan Berorientasi Serah Terima Ijazah

Viral Pernikahan Beda Agama, Wamenag Zainut Pastikan Tidak Tercatat di KUA

 

 

“Jika hari ini kita menyaksikan sajian harmoni terindah dari Sabang sampai Merauke, maka di dalamnya terdapat peran ulama dan ormas Islam yang tak pernah ragu mendukung NKRI,” jelasnya.

Dikutip dari siaran pers yang diterima obsessionnews.com, Selasa (22/3), dalam kesempatan itu Wamenag juga berkesempatan membuka Munas yang bertemakan “Peran Ulama dalam Mengembangkan Peradaban Kaffah” itu secara simbolis dengan memukul gong sebanyak tiga kali.

 

 

“Di negeri yang penuh dengan keragaman suku dan budaya, Islam tumbuh menjadi perekat dan pemersatu bangsa Indonesia,” tandasnya.

Ia menambahkan ajaran Islam diadopsi ke dalam sistem tata negara dan juga hukum positif.

“Indonesia memang bukan negara agama. Namun agama dan negara adalah satu entitas yang tak bisa dipisahkan. Keduanya berjalan beriringan dalam satu visi pembangunan dalam bingkai NKRI,” ujar Wamenag.

Dia juga mengajak segenap keluarga besar ulama Syarikat Islam untuk senantiasa menjalin persaudaraan, persahabatan, kerja sama, serta menjaga kerukunan antar umat beragama dalam ikatan ukhuwah wathaniyah, ukhuwah Islamiah, dan ukhuwah bashariyah dalam bingkai NKRI.

“Kita semua meyakini bahwa Syarikat Islam akan terus istiqomah menjalankan misi dakwah sejalan dengan cita-cita kebangsaan dan keumatan,” ujar Wamenag.

Di akhir sambutan dia mengungkapkan, bahwa Kementerian Agama sangat terbuka dalam menjalin kerja sama dalam memajukan bimbingan masyarakat Islam serta isu-isu keumatan lainnya.

Turut hadir menyambut Wamenag adalah Sekjen Syarikat Islam Ferry Juliantono, 99 perwakilan ulama Syarikat Islam di tempat, serta lebih dari 200 jajaran alim ulama Syarikat Islam yang hadir secara daring.

Sekjen Syarikat Islam Ferry Juliantono menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat Syarikat Islam  akan membentuk gugus tugas anti Islamophobia.

“Dunia sudah mulai tidak terpengaruh lagi terhadap propaganda barat yang menyebut Islam sebagai kelompok radikalis, intoleran, dan teroris. Di tanah air, Islam justru masih sering dianggap sebagai kelompok intoleran, radikal, dan identik dengan kegiatan terorisme,” tuturnya.

“Penting bagi kita gelorakan semangat anti Islamophobia,” tutupnya. (arh)

Related posts

1 Comment

  1. Pingback: Berita Islam – Google Berita: Digest for March 22, 2022 – Media Informasi – https://bit.ly/3N9MgzA – Opsiin Plus

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.