Selasa, 30 November 21

Wali Kota Tri Rismaharini

Wali Kota Tri Rismaharini
* Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Pemimpin inspiratif dan fenomenal. Predikat ini layak dinobatkan kepada Tri Rismaharini. Dia menjadi sumber inspirasi bagi kaum Hawa, bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia.

Risma mengawali karier sebagai pegawai negeri di Kota Surabaya, Jawa Timur pada 1990-an. Pada tahun 2010 PDI-P mengusung Tri Risma sebagai calon Wali Kota Surabaya. Ketika itu dia berpasangan dengan Bambang Dwi Hartono dan meraih kemenangan dengan perolehan 358.187 suara atau 38,53% dari jumlah keseluruhan.

Di bulan Oktober 2013, Surabaya menyabet penghargaan Future Government Awards 2013 tingkat Asia-Pasifik di dua bidang sekaligus, yakni data center dan inklusi digital. Hebatnya lagi, Surabaya berhasil menyisihkan 800 kota di seluruh Asia-Pasifik. Pada Februari 2014, Risma dinobatkan sebagai Mayor of the Month atau wali kota terbaik di dunia atas keberhasilannya selama memimpin Surabaya, sebagai kota metropolitan paling baik penataannya.

Kemudian, Februari 2015 Risma dinobatkan sebagai wali kota terbaik ketiga di dunia versi World City Mayors Foundation atas keberhasilannya dalam mengubah penataan wajah Surabaya yang kumuh menjadi kota yang lebih hijau dan tertata rapi.

Bulan Maret 2015 namanya masuk dalam jajaran 50 tokoh berpengaruh di dunia versi majalah Fortune bersama dengan tokoh-tokoh lainya, seperti CEO Facebook Mark Zuckerberg dan Perdana Menteri India Narendra Modi. Risma dinilai berhasil melakukan banyak terobosan luar biasa di Surabaya, termasuk urusan seputar pelestarian lingkungan.

Atas keberhasilannya membangun Surabaya, Risma banyak menerima penghargaan, salah satunya anugerah tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Presiden Jokowi bersama 14 tokoh lain di Istana Negara, Jakarta pada 13 Agustus 2015. Wajar saja, PDI-P mengusungnya kembali pada Pilkada Surabaya 2015 berpasangan dengan Wisnu Sakti Buana dan meraih kemenangan mutlak. Yakni sebesar 893.087 suara atau 86,34% dari jumlah suara keseluruhan.

Risma dan Wisnu dilantik sebagai wali kota dan wakil wali kota Surabaya untuk masa bakti 2016-2021 oleh Gubernur Jatim Soekarwo di Gedung Negara Grahadi pada 17 Februari 2016. Lalu, pada Mei 2017 dia mendapat undangan khusus dari Pangeran William ke Inggris untuk memaparkan bagaimana pengelolaan sampah di Surabaya.

Pemkot Surabaya disebut unggul dalam hal tersebut. Di tempat pengolahan khusus, sampah organik diolah menjadi pupuk untuk tanam-tanaman seluruh kota dan warga yang membutuhkan. Di tempat pembuangan akhir, sampah organik tersebut diproses untuk menghasilkan energi listrik, kemudian dijual kepada PT PLN. (Naskah: Arif Rahman, Foto: Istimewa)

Artikel ini dalam versi cetak dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Agustus 2017.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.