Jumat, 22 Januari 21

Wali Kota Tangsel Ungkap Pariwisata Berkontribusi Besar terhadap PAD

Wali Kota Tangsel Ungkap Pariwisata Berkontribusi Besar terhadap PAD

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Airin Rachmi Diany membuka kegiatan sosialisasi dan uji kompetensi fasilitasi sertifikasi bidang kepariwisataan di Hotel Merlyn, Serpong Utara, Tangsel, Senin (23/11/2020).(Foto: Humas Pemkot Tangsel)

Tangsel, Obsessionnews.com –
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany membuka kegiatan sosialisasi dan uji kompetensi fasilitasi sertifikasi bidang kepariwisataan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Tangsel di Hotel Merlyn, Serpong Utara, Tangsel, Senin (23/11/2020).

Airin mengungkapkan , pelaksanaan uji kompetensi kepada pekerja di sektor pariwisata sebagai wujud kontribusi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel kepada para pekerja di bidang pariwisata karena sektor pariwisata dari tahun ke tahun telah berkontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya berharap melalui uji kompetensi ini dapat mewujudkan tenaga kerja di bidang pariwisata yang handal, dan mampu bersaing baik dengan tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja asing,” ujarnya.

Dikutip dari keterangan tertulis Humas Pemkot Tangsel yang diterima obsessionnews.com, Rabu (25/11), dalam acara tersebut Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Tangsel, sekaligus Plt Kepala Dinas Pariwisata Heru Agus Santoso menjelaskan, 100 pekerja bidang pariwisata di Tangsel mengikuti uji kompetensi Program Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) yang bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

“Kegiatan ini merupakan bentuk upaya kami bersama dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) khususnya di bidang kepariwisataan kota Tangsel,” katanya.

Sertifikasi kompetensi di bidang pariwisata bertujuan untuk memberikan pengakuan terhadap kompetensi tenaga kerja, dan sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja.

Sertifikasi usaha pariwisata dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepariwisataan, dan produktivitas usaha pariwisata.

Pekerja yang mengikuti uji kompetensi di antaranya Kitchen, Front Office, dan Food & Beverage. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.