Jumat, 17 September 21

Wagub Sumbar Pantau Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan

Wagub Sumbar Pantau Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan

Padang, Obsessionnews – Jelang Ramadhan, kekurangan stok bahan kebutuhan pokok di pasaran selalu menjadi kekhawatiran masyarakat berikut kenaikan harga. Bahkan fluktuasi harga di pasaran jelang Ramadhan seakan tidak terkontrol akibat permintaan meningkat.

Kekhawatiran masyarakat terhadap potensi adanya kekurangan stok berikut kenaikan harga, Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Muslim Kasim bersama rombongan meninjau bahan kebutuhan pokok di pasaran. Disamping itu juga untuk mengetahui harga komoditi dan distribusi barang jelang Ramadhan.

Berdasaarkan hasil sidak di pasar tradisional Pasar Raya Padang, diketahui persedian bahan kebutuhan pokok jelang Ramadhan mencukupi. Demikian juga distribusi barang seperti beras, cabe dan bawang lancar, karena ketersediaan dalam daerah mencukupi. Fluktuasi harga juga masih stabil, meski terdapat sejumlah komoditi yang mengalami kenaikan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan stok bahan kebutuhan pokok makanan seperti beras, cabe dan gula jelang Ramadhan, sebab persediaan masih mencukupi,” kata Muslim Kasim usai meninjau harga dan kebutuhan bahan pokok makanan di pasar tradisional Pasar Raya Padang, Jum’at (29/5).

Wagub Sumbar2

Harga cabe misalnya, meski mengalami kenaikan sebesar Rp3.000 per kilogram dinilai masih wajar. Kenaikan harga cabe sejak dua hari lalu saat dijual sebesar Rp11.000 per kilogram.

Kenaikan harga bawang merah juga dianggap tidak terlalu tinggi dari Rp26.000 per kilogram lima hari lalu menjadi Rp28.000 per kilogram, bahkan mencapai Rp 30.000 per kilogram.

Saat berdialog dengan pedagang Muslim Kasim meminta kepada pedagang supaya tidak menaikkan harga terlalu tinggi, karena akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Ia juga meminta kepada masyarakat supaya tidak membeli bahan kebutuhan pokok dengan banyak. Memborong bahan kebutuhan pokok akan dapat memicu para pedagang untuk menaikkan harga akibat permintaan bertambah. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.