Kamis, 9 Desember 21

Wacana Cukai Rokok Naik 40% Saat Petani Tembakau Sekarat

Wacana Cukai Rokok Naik 40% Saat Petani Tembakau Sekarat

Semarang, Obsessionnews.com – Wacana kenaikan harga cukai rokok ternyata masih berbanding terbalik dengan kesejahteraan petani tembakau. Di lapangan, selama beberapa bulan terakhir petani tembakau justru merugi karena musim yang tak bersahabat.

“Ini sudah 40% tidak panen karena adanya kemarau basah,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Senin (22/8/2016) malam.

Orang nomor satu di Jawa Tengah ini lebih berfokus pada kesejahteraan petani rokok, ketimbang melihat wacana cukai rokok naik yang belum jelas aturannya tersebut. Saat ini, sejumlah petani rokok bahkan berencana mendatangi dirinya, untuk meminta bantuan penjualan tembakau sisa panen kemarin.

“Anak-anak Temanggung mau datang ke saya. Minta tolong ke saya. Mas, mbok tolong dong dihubungin humasnya pabrik rokok untuk beli di kita karena kita sudah sekarat,” kata dia.

Menurut Ganjar, jika kebijakan wacana rokok benar diterapkan, ada sejumlah dampak yang tentu bakal berimbas ke masyarakat. Salah satu yang berbahaya adalah munculnya fenomena rokok ilegal buatan sendiri.

“Ya nanti kalau implikasinya pasti orang akan tidak mampu membeli. Ya setidaknya kalangan menengah kebawah. Maka dia akan merokok dengan cara ngelinting. Paling banter ya dia mengurangi,” jelas Ganjar.

“Tapi yang lebih berbahaya lagi, nanti akan muncul rokok rokok ilegal, rumahan lha itu malah tidak terkontrol,” sambungnya.

Ia berharap, pemerintah pusat mampu memperhatikan dampak kenaikan cukai rokok, terutama soal para petani tembakau. Termasuk juga kepastian kenaikan cukai rokok supaya masyarakat tenang.

“Mulane sekarang itu segera diomongkan lah. Apakah itu hoax atau bukan,” tandasnya. (ihy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.