Rabu, 25 November 20

Via Vallen Terpaksa Curhat Soal Keperawanan, Ini Alasannya

Via Vallen Terpaksa Curhat Soal Keperawanan, Ini Alasannya
* Via Vallen. Foto Twitter @ViaVallen

Jakarta, Obsessionnews.com – Pelantun lagu Sayang, Via Vallen kembali menjadi pembicaraan publik karena statusnya yang dianggap terlalu sensitif. Melalui Insta Story-nya, Via curhat banyak hal soal keperawanan wanita.

Ia kesal image perawan bagi seorang wanita hanya diartikan dalam segi fisik. Padahal belum tentu seseorang yang memiliki tubuh yang tidak ideal dikatakan sudah tidak perawan.

“Jaman dulu mungkin yang pedes itu omongan. Tapi jaman sekarang yang pedes itu ketikan. Miris banget jaman sekarang keperawanan hanya dinilai dari segi fisik,” ucap Via di sepotong status Insta Story, Jumat (31/8/2018).

“Dan yang jadi korban adalah mereka yang bertubuh gendut dianggap sudah nggak perawan bahkan sudah punya anak,” tulisnya lagi.

Via juga mengaku risih membahas soal keperawanan di media sosial. Namun karena banyaknya orang yang menilai negatif perempuan dari segi fisik, ia terpaksa mengungkapkan kekesalannya.

“Demi Allah sebenarnya aku risih banget nulis ginian. Ngebahas soal ‘Perawan’ bagi sebagian perempuan termasuk aku itu sebenernya ‘SARU/RISIH’. Tapi aku terlalu gemas sama ketikan beberapa perempuan yang suka menghina fisik sesama perempuan. Semua perempuan pasti pengen punya tubuh ideal, sexy dan ramping,” ungkap Via Vallen lagi.

Sebelumnya, Via sempat dihebohkan dengan isu dirinya sudah punya anak. Hal itu berawal dari foto-foto jadulnya yang beredar tengah bersama seorang pria. Via tak menanggapi kabar miring itu. Ia memilih tidak peduli dengan nyinyiran orang.

“Intinya nyinyiran apapun sekarang Via tuh bisa lebih santai ngeladeninnya jadi lebih cuek mau diomongin jelek pun sudah konsekuensi saya sebagai public figure. Jadi ya sudah toh mereka yang ngomong gitu emang mereka nyari makannya dari situ, jadi ya terserah mereka,” kata Via kala itu. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.