Minggu, 27 November 22

Vaksin Berbasis mRNA Bisa Picu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

Vaksin Berbasis mRNA Bisa Picu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
* Ilustrasi Cardiovascular. (Foto: AOPA

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menemukan efek samping pada vaksin berbasis mRNA

Efek dimaksud di antaranya penyakit kardiovaskuler atau gangguan pada jantung dan pembuluh darah.

Dikutip dari Bloomberg, Rabu (7/7/2021), sebuah laporan yang dipublikasikan di Morbidity and Mortality Weekly Report, CDC menemukan 1.200 kasus myocarditis atau radang dinding jantung pada orang yang menerima vaksin RNA di AS.

“Kasus tersebut kebanyakan ditemukan pada pasien laki-laki muda,” ungkapnya.

Meski demikian diakui, dengan disuntikkannya vaksin ini kepada 296 juta masyarakat di AS, termasuk anak muda dan dewasa, maka dampaknya sangat signifikan terhadap keseluruhan populasi, karena vaksin itu mampu menurunkan kasus paparan Covid-19 dengan signifikan.

Sejauh ini ada dua perusahaam yang membuatvaksin dengan berbasis mRNA, yakni Moderna Inc. dan Pfizer Inc. Sebelum digunakan di AS, keduanya telah mengantongi izin penggunaan darurat dari CDC.

Hanya saja, menurut laporan itu, saat ini telah muncul kekhawatiran bahwa vaksin-vaksin itu dapat menimbulkan efek samping berupa penyakit kardiovaskuler di kalangan anak muda seiring dengan merebaknya varian virus Corona varian Delta yang lebih menular dan berbahaya.

CDC pun menyarankan kepada calon penerima vaksin mRNA agar terlebih dulu mengetahui secara detail efek sampinnya sebelum menerima vaksin tersebut.

Food and Drug Administration (FDA) Emergency Use Authorization diketahui telah memasukkan informasi mengenai efek myocarditis, dari vaksin berbasis mRNA setelah disuntikkan kepada masyarakat. (Idtimes/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.