Senin, 30 Januari 23

Usia yang ke-88, Nojorono Lakukan Berbagai Upaya Pembenahan

Usia yang ke-88, Nojorono Lakukan Berbagai Upaya Pembenahan
* Gedung PT Nojorono Kudus. (Foto: PT Nojorono)  

Jakarta, Obsessionnews.comPT Nojorono Kudus  atau Nojorono merayakan hari jadinya yang ke-88 tahun pada Rabu (14/10/2020). Mengusung tema ‘Berkarya Lintas Generasi’, perayaan ulang tahun ini berlangsung secara tertutup dan hanya diikuti oleh internal perusahaan dengan penerapan standar protokol kesehatan yang bertempat di Kantor Pusat Nojorono, Kudus, Jawa Tengah.

Berkiprah selama hampir sembilan dekade, perusahaan sigaret dengan merek legendaris Minak Djinggo dan Clas Mild ini masih tetap menjadi perusahaan yang stabil berkompetisi di Industri hingga saat ini.

Presiden Direktur PT Nojorono Kudus Stefanus JJ Batihalim mengungkapkan, salah satu strategi kunci manajemen Nojorono  adalah memiliki visi untuk menjadi perusahaan yang best managed di Industri, sehingga praktek kelola bisnis perusahaan yang efektif dan tepat sasaran terus diupayakan. Selanjutnya, upaya best managed ini mampu diterapkan oleh semua pemangku kepentingan dalam perusahaan dalam pencapaian visinya.

“Dengan langkah-langkah strategis yang kita lakukan secara konsisten dan solid, maka keberlangsungan bisnis Nojorono akan tetap bertumbuh, berkembang dan semakin kompetitif, yang tercermin pada profitabilitas dan tingkat pertumbuhan bisnis yang tinggi,” ujar Stefanus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/10/2020).

Untuk itu perlu memperluas wawasan dan cara berpikir jauh ke depan. Menurut Stefanus , visi dan strategi perusahaan tidak saja dirancang untuk menghadapi tantangan bisnis jangka pendek, tetapi juga perlu perencanaan jangka panjang untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan (sustainability business growth).

“Dengan perencanaan yang matang dan disiapkan sejak dini, memastikan arah tujuan pencapaian target berbekal langkah proses yang efektif dan tepat sasaran,” tuturnya.

Selain persoalan pandemi Covid-19 dan gejolak bisnis, penurunan daya beli masyarakat yang juga turut mempengaruhi penjualan. Langkah-langkah antisipatif dan pembenahan harus menjadi prioritas perusahaan dalam menghadapi tantangan global ke depan.

Menginjak usia yang ke-88 Tahun, Nojorono melakukan berbagai upaya pembenahan. Mulai dari perbaikan taste (quality aspect), pembenahan sistem, pembenahan people, peluncuran produk baru, hingga peningkatan performance bisnis secara keseluruhan.

Managing Director PT Nojorono Kudus, Arief Goenadibrata mengatakan, berbagai upaya harus ditingkatkan lebih giat lagi, mengingat ada opportunity yang masih bisa diraih.

“Market share produk kita berada di angka 2.7% dari total market yang sudah ada. Melihat penjualan Nojorono  secara keseluruhan memang mengalami penurunan -15.3% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (Ytd Ags 2019 vs Ytd 2020),” ujar Arief.

Tak hanya itu, dampak penurunan industri tentunya turut dirasakan semua perusahaan, namun persentase penurunan penjualan Nojorono tidak sebesar penurunan industri. Dia mengungkapkan, penurunan penetrasi Industri sigaret nasional ini, rupanya membawa dampak yang positif bagi Nojorono.

“Sebetulnya Kita juga patut berbangga, karena ternyata ada produk-produk sigaret kami yang mengalami peningkatan yang cukup baik. Diharapkan mampu mendukung pertumbuhan bisnis Nojorono di masa mendatang.” Tutur Arief. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.