Jumat, 21 Februari 20

Usamah Hisyam: Usia ke-17 Parmusi Harus Mandiri dan Lebih Matang

Usamah Hisyam: Usia ke-17 Parmusi Harus Mandiri dan Lebih Matang
* Ketua Umum PP Parmusi, Usamah Hisyam, saat berbicara di hadapan ribuan orang yang menghadiri Milad ke-17 Parmusi di Puri Agung-Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Sabtu malam (1/10/2016),

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam mengajak kader dan pengurus Parmusi bersikap mandiri dan lebih matang di usianya yang ke-17 tahun.

Hal itu dikemukakan Usamah saat berbicara di hadapan ribuan peserta Milad dan Mukernas Parmusi di Puri Agung, Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Sabtu malam (1/10/2016).

Menurut Usamah, sikap mandiri dan lebih matang itu diperlukan dalam upaya menentukan strategi dan arah masa depan yang akan ditempuh oleh Parmusi.

“Ibarat seorang anak yang berusia ke-17, Parmusi mulai memasuki masa dewasa. Karenanya Parmusi harus mampu bersikap mandiri dan lebih matang, terutama dalam menentukan strategi dan arah masa depan yang akan ditempuh, untuk mewujudkan cita-cita perjuangan organisasi,” ujar Usamah.

Usamah menegaskan, sesuai amanat Mukernas I Parmusi pada September 2015 lalu, Parmusi yang dipimpinnya kini tak lagi menganut political oriented.

Parmusi saat ini berorientasi pada paradigma baru connecting moeslem yang berbasis pada dakwah, sosial, ekonomi, dan pendidikan. Paradigma baru tersebut, imbuhnya, menjadi agenda utama dalam milad ke-17 Parmusi dan telah mendapat sambutan positif di kalangan ulama, dai, tokoh-tokoh masyarakat, dan umat Islam yang ditemuinya di sejumlah wilayah di Indonesia.

“Melalui paradigma baru tersebut, maka orientasi kerja Parmusi adalah kerja-kerja dakwah, baik dalam dimensi sosial, ekonomi, dan pendidikan. Memberikan pencerahan dan pendidikan kepada umat agar keluar dari kebodohan, serta melakukan supervisi dalam pemberdayaan sosial ekonomi umat agar terbebas dari belenggu kemiskinan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu Usamah berharap datangnya tahun baru Islam 1438 Hijriyah ini menjadi momentum kebangkitan Parmusi sekaligus kebangkitan Islam di Indonesia.

Usamah meyakini Parmusi mampu menjadi perekat umat untuk mewujudkan masyarakat madani, sejahtera lahir dan batin dalam kehidupan bangsa Indonesia yang diridhai Allah ‘Azza wa Jalla.

“Mari kita mengajak umat Islam sebagai golongan besar untuk merapatkan barisan. Kita harus melangkah untuk merajut persatuan umat, membangun bangsa. Paradigma baru connecting moeslem adalah jawabannya. Dakwah Islamiyah adalah ruhnya. Parmusi harus menampilkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi semesta,” pungkasnya.

Peringatan Milad ke-17 Parmusi berjalan meriah. Selain ribuan kader Parmusi, acara tersebut juga dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Bachtiar Chamsyah, dan sejumlah tokoh lainnya. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.