Sabtu, 14 Desember 19

Usai JK dan SBY Bertemu, Golkar Tawarkan Demokrat Dukung Jokowi

Usai JK dan SBY Bertemu, Golkar Tawarkan Demokrat Dukung Jokowi
* Jusuf Kalla bersilaturahmi ke rumah SBY di Kuningan. Senin (25/6/2018).

Jakarta, Obsessionnews.com – Pasca pertemuan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Partai Golkar menawarkan dirinya kepada Demokrat untuk mau membangun koalisi bersama mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

“Jujur saja, kami ingin bersama Partai Demokrat kita sama-sama mendukung pemerintahan Jokowi agar lebih kuat dalam Pilpres 2019,” ujar Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan kepada wartawan, Selasa (26/6/2018).

Meski 2019 masih cukup jauh, Golkar tetap meyakinkan diri konsisten mendukung Jokowi. “Soal koalisi altenatif, kami akan tetap konsisten menjadi koalisi pemerintahan Jokowi. Kami bertekad bulat untuk mendukung Pak Jokowi sebagai capres 2019,” .

Ace pun menuturkan, selama ini hubungan antara Golkar dan Demokrat terjalin baik. Buktinya, dalam Pilkada Serentak 2018 ini Golkar dan PD berkoalisi mengusung kandidat yang sama di beberapa daerah.

“Hubungan antara Partai Golkar dengan Partai Demokrat sejauh ini sama sekali tidak pernah ada masalah. Kami sama-sama partai yang memiliki komitmen untuk bersama-sama membangun persoalan kebangsaan,” tutur Ace.

Demikian juga dalam membangun koalisi di daerah. “Dalam beberapa daerah kami satu koalisi dalam Pilkada, contohnya Jawa Barat dan Jawa Timur serta beberapa daerah lainnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan menyatakan, pertemuan silaturahmi Lebaran SBY-JK diharapkan mereka dapat membentuk koalisi alternatif antara Golkar-Demokrat untuk Pilpres 2019. Hinca menyebut, Golkar-Demokrat sudah menjalin kerja sama di tingkat Pilkada 2018.

“Ada sejumlah daerah Demokrat bersama Golkar untuk Pilgub, di antaranya di Sumut, Jawa Barat, Jawa Timur juga di Papua. Karena baik SBY maupun JK keduanya dikenal sebagai sosok nasional yg lekat dengan kedua Partai tersebut. Pertemuan keduanya diharapkan makin membuat Golkar dan Demokrat makin mesra,” kata Hinca dalam keterangan tertulisnya.

“Jika PDIP saat ini sudah ada koalisinya, begitu juga Gerindra, maka diharapkan pertemuan ini membuka peluang koalisi alternatif Golkar-Demokrat. Dalam politik tidak ada yang tidak mungkin,” sambung dia. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.