Minggu, 29 Mei 22

Usai Diperiksa, Sopir Truk Maut Simpang Muara Rapak Langsung Dijebloskan ke Penjara

Usai Diperiksa, Sopir Truk Maut Simpang Muara Rapak Langsung Dijebloskan ke Penjara
* Saat terjadinya kecelakaan maut di turunan simpang Muara Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. (Foto: tangkapan layar)

Jakarta, obsessionnews.com – Kecelakaan maut di turunan simpang Muara Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, sangat mengerikan. Pasalnya, truk tronton menabrak sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat memakan banyak korban jiwa.

Adanya kecelakaan tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur Komisaris Besar (Kombes) Pol Yusuf Sutejo.

“Iya tadi pagi,” kata Yusuf saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (21/1/2022).

Insiden kecelakaan mengerikan tersebut berawal dari truk tronton dengan nomor polisi KT 8534 AJ berangkat dari pul di Jalan Pulau Balang KM 13 Soekarno-Hatta, Karang Joang, Balikpapan Utara pukul 5.00 WITA.

Truk angkut bermuatan kontainer 20 feet berisi kapur pembersih air seberat 20 ton itu berangkat menuju Kampung Baru, Balikpapan Barat.

Setibanya di Jalan Soekarno-Hatta KM 0,5, tepatnya di depan Rajawali Foto, sopir truk, Muhammad Ali (48) mulai menurunkan persneling dari 4 ke 3 dan mengurangi laju kendaraannya.

Namun, truk yang dikendarai Ali tiba-tiba kehilangan fungsi rem alias rem blong. Laju truk semakin tak terkendali lantaran berada di jalan turunan.

Ali langsung membanting kemudi ke kanan menghantam deretan kendaraan yang sedang antre menunggu lampu hijau menyala sekitar puluk 06.00 WITA.

Usai menabrak puluhan kendaraan, mulai dari mobil pikap, mobil pribadi, angkot hingga belasan motor, laju truk tersebut masih belum juga berhenti.

Truk kontainer baru benar-benar berhenti di jalan samping Masjid Al Munawar.

Akibat insiden tersebut, polisi mencatat ada dua mobil pribadi, dua angkot, dua mobil pikap dan 14 motor mengalami rusak berat.

Tak hanya itu, fasilitas umum tiang lampu lalu lintas roboh dan pagar pembatas di sepanjang turunan juga rata dengan tanah usai ditabrak truk.

Dengan begitu, polisi secara resmi telah menetapkan Muhammad Ali sebagai tersangka atas kasus kecelakaan maut Balikpapan.

“Sudah, begitu kami amankan, kita periksa, langsung kita tetapkan jadi tersangka,” kata Yusuf.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, polisi juga langsung melakukan penahanan atau menjebloskan sopir tersebut ke dalam penjara. “Kita tahan,” lanjut Yusuf. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.