Selasa, 25 Januari 22

Usai Diperiksa, OC Kaligis Langsung Ditahan KPK

Usai Diperiksa, OC Kaligis Langsung Ditahan KPK

Jakarta, Obsessionnews – Pengacara OC Kaligis ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap kepada hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Sumatera Utara. OC ditahan usai diperiksa sebagai tersangka.

“Terkait dilakukan upaya paksa penahanan terhadap bapak kami Prof OC Kaligis kami merasa terzolimi. Panggilan terhadap bapak kami baru sebagai saksi,” ujar Afrian Bondjol, pengacara dari kantor OC Kaligis di gedung KPK, Jakarta, Selasa (14/7/2015).

OC Kaligis keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 21.19 WIB. Dengan mengenakan rompi bertuliskan ‘Tahanan KPK, dia meninggalkan gedung antirasuah itu dengan diantar menggunakan mobil tahanan. Tak ada satu kata pun yang keluar darinya meski dihadapan puluhan wartawan.

Afrian menyesalkan penahanan terhadap bosnya itu. Dia menjelaskan OC Kaligis tidak pernah berniat melarikan diri atau mencoba mengulangi tindak pidana korupsi sehingga tidak perlu ditahan. Terlebih lagi panggilan pemeriksaan hanya menjelaskan kapasitas OC sebagai saksi.

Ketidakhadiran OC pada panggilan pertama, menurut Afrian sudah dibalas melalui surat kepada Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki. Dalam surat itu, OC meminta KPK menjadwal ulang panggilannya pada 23 Juli mendatang. Namun tiba-tiba KPK menjemput paksa OC di hotel Borobudur Jakarta.

“Pa Kaligis baru dipanggil satu kali itupun sebagai saksi dan kemarin sudah bertulis surat ke pimpinan KPK, belia beritikad baik untuk hadir dalam pemeriksaan selanjutnya, sekerang ditahan kami tidak terima,” katanya.

Afrian bersama rekan-rekanya akan berkoordinasi untuk melakukan upaya hukum. Salah satu celah yang bakal mereka tempuh adalah melalui upaya praperadilan. Melalui cara ini mereka berharap OC bisa dibebaskan dari jeratan KPK.

“Faktanya hari ini bapak saya ditangkap tanpa dasar hukum yang jelas, tanpa didukung dengan bukti-bukti yang cukup, untuk itu kami ajukan upaya hukum selanjutnya untuk melakukan perlindungan hukum terhadap bapak,” papar Afrian.

OC Kaligis diduga telah melanggar pasal 6 ayat 1 huruf a dan pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b, dan atau pasal 13, Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 64 ayat 1 juncto pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

Dia ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan tindak pidana korupsi yaitu dugaan pemberian pemberian sejumlah uang ke hakim PTUN dalam kaitan pengujian UU Nomor 30 Tahun 2014.

“Diduga ada pemberian yang dilakukan oleh MG kepada hakim PTUN di Medan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.