Minggu, 26 September 21

Usai Dilantik, Bupati Kebumen Langsung Cek Jalan Rusak, Sore Ini Diperbaiki

Usai Dilantik, Bupati Kebumen Langsung Cek Jalan Rusak, Sore Ini Diperbaiki
* Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama rombongan dinas meninjau lokasi jalan rusak di Pasar Petanahan. (Foto: Albar)

Kebumen, Obsessionnews.com – Sehari usai dilantik sebagai Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto langsung bekerja dengan melihat kondisi infrastruktur jalan rusak yang ada di depan Pasar Petanahan. Ia bersama rombongan kepala dinas dan sekretaris daerah meninjau lokasi pada Sabtu pagi (27/2/2021).

Berangkat dari rumah dinas bupati pada pukul 04.00 WIB, Arif bersama aparatur pemerintah kabupaten mengawali kegiatannya dengan shalat subuh berjamaah bersama para warga di Masjid Al Amin, Desa Grogolbeningsari, Petanahan. Arif juga sempat berdiskusi dengan warga untuk serap aspirasi.

Setelah itu, ia menuju ke Pasar Petanaham untuk melihat langsung kondisi jalan yang sudah rusak parah akibat gempuran hujan dan kendaraan berat. Kepada Dinas Pekerjaan Umum, Arif minta jalan yang rusak ini harus segera diperbaiki, agar mempermudah aktivitas masyarakat.

“Hari ini alhamdulillah pertama saya menjabat sebagai bupati. Langsung saya cek infrastrukturnya, kita lihat di sini kondisi jalan di depan Pasar Petanahan rusak parah, kanan kiri, depan belakang semua rusak,” ujar Arif di lokasi.

Arif melihat drainase di sekitar jalan pasar Petanahan ini tidak lancar. Sehingga ketika musim hujan, air tidak bisa mengalir dengan sempurna. Hal ini yang membuat jalan cepat rusak. Ditambah lagi dengan lalu lintas jalan ini yang kerap dipakai untuk kendaraan berat roda empat.

“Insya Allah hari ini jalan ini minimal akan diratakan dulu oleh dinas PU. Untuk ke depannya kita akan liat dulu anggarannya, sejauh mana kekuatannya kita. Karena kita tahu untuk anggaran tahun ini kita banyak dialihkan untuk kesehatan penanganan covid. Tapi bukan berarti tidak dikerjakan, pasti dikerjakan,” ucap Arif.

Depan Pasar Petanahan termasuk jalan utama warga untuk melintas ke luar masuk kota, bahkan bisa langsung ke Yogyakarta dan Cilacap. Karena itu, kata Arif, jika tidak tidak cepat diperbaiki makan jalan akan semakin lebar dan dalam kerusakannya. Sehingga butuh kerja cepat dalam penanganan.

“Minimal dengan anggaran kita yang terbatas, perbaikan sementara dengan tambal sulam. Paling tidak ini bisa mengurangi tingkat kerusakannya, apalagi tidak lama lagi kita mau puasa lebaran, kita harap sejumlah jalan utama sudah bisa kita perbaiki semua, untuk memudahkan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga, Bachtiar Ahmad mengatakan, dalam perbaikan jalan ini, lebih dulu sistem drainase akan dibetulkan, agar aliran air lancar. Kemudian gundukan tanah itu akan diratakan, sehingga tidak ada lagi lubang. Baru setelah itu dilakukan proses penambalan.

“Ke depannya jalan ini kita akan dibeton, tapi sementara kita tambal sulam dulu, tidak bisa langsung, karena kerusakan untuk jalan di daerah Petanahan ini sekitar 2,5 Km,” katanya.

Adapun anggaran dalam perbaikan jalan ini sekitar Rp3,6 miliar. Ia menyebut dana insentif daerah (DID) untuk perbaikan jalan ini sudah direfocusing atau ditunda sebesar Rp21 miliar untuk penanganan covid. Sehingga ada 10 program perbaikan jalan yang akhirnya ikut tertunda.

Dalam satu tahun Dinas PU bersama Bina Marga sudah menganggarkan perbaikan jalan dan infrastruktur jembatan di seluruh Kebumen sebesar Rp300 miliar. Tapi jika menghendaki adanya perbaikan total dengan kondisi jalan mulus, maka secara keseluruhan membutuhkan dana Rp2 triliun.

“Untuk jalan Petanahan ini sebenarnya belum lama diperbaiki. Tapi jalan kabupaten ini sudah seperti jalan nasional setiap hari dilewati truk tronton yang mau melintas jalur selatan. Jadi jalan ini tidak sesuai dengan kapasitas muatan, akhirnya cepat rusak,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.