Kamis, 22 Agustus 19

Usai Debat, Elektabilitas 01 Sulit Terkejar

Usai Debat, Elektabilitas 01 Sulit Terkejar
* Pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam debat capres. (Foto detik)

Jakarta, Obsessionnews.com – Debat capres perdana disebut oleh sejumlah pengamat sangat berpengaruh terhadap elektabilitas pasangan calon. Meski kedua kubu sama-sama mengatakan calonnya lebih unggul, namun elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dinilai sulit dikejar.

“Dalam tiga bulan naik sekitar 3,2 persen, maka dalam tiga bulan ke depan pun dengan pola seperti itu paslon 01 tidak akan terkejar,” ujar Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Koalsisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Ace Hasan Syadzily dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (22/1/2019).

 

Baca juga:

Di Era Jokowi Tercipta 9,4 Juta Lebih Lapangan Kerja

Kiai Ma’ruf Amin Nilai Jokowi Berhasil Angkat Muruah Ulama dan Santri

Airlangga:  Banyak Program Pemerintahan Jokowi Berpihak kepada Umat Islam

 

Survei terbaru Median mendapatkan selisih elektabilitas pasangan calon nomor 01 menyusut ke sekitar sembilan persen. Artinya ada kenaikan yang signifikan bagi pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam debat capres beberapa waktu lalu.  Kubu Prabowo yakin elektabilitas Jokowi-Ma’ruf akan kesalip seiring semakin dekatnya Pilpres.

Meski selisih mulai menipis, Ace optimis elektabilitas Jokowi-Ma’ruf tetap tidak akan terkejar. Dia mengatakan, hal ini mengingat semakin panasnya mesin partai 01 dan berbagai bulnder yang dilakukan pasangan Prabowo Subianto-sandiaga Uno.

Lebih jauh, Ace mengkritisi hasil survei tersebut. Dia meminta masyarakat untuk kritis terhadap hasil survei dari lembaga survei yang partisan. Politisi Golkar itu meminta semua pihak membandingkan hasil survei yang dilakukan satu lembaga dengan lembaga lainnya.

“Mayoritas lembaga survei menyebutkan selisih suara paslon 01 dengan paslon 02 dua digit, sekitar 20 persen. Yang terakhir hasil survei Charta Politika juga menunjukan jaraknya 20 persen,” kata Ace.

Hasil survei Median menempatkan elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf tetap unggul dengan angka 47,9 persen meski angka elektabilitas Prabowo-Sandi naik. Tingkat keterpilihan Prabowo-Sandi berada di angka 38,7 persen.

Pada hasil survei Median per November 2018, diketahui tingkat elektabiliatas Jokowi-Ma’ruf mencapai 47,7 persen sedangkan Prabowo-Sandiaga 35,5 persen. Selisih elektabilitas keduanya kala itu masih dua digit.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi Golkar itu mengatakan, hasil survei Median berbeda dengan hasil survei Populi Center, LSI, Litbang Kompas, Indikator Politik. Dia mengatakan, empat lembaga itu masih mendapati elektabilitas Jokowi diatas 50 persen.

Kubu Jokowi sangat yakin, calonnya masih mendapatkan suara lebuh banyak jika mengacu pada survei Kompas, lai dan sebagainya. “Jika menemukan lembaga survei yang beda sendiri, patut dicurigai motifnya dan juga keandalan metodologinya,” kata Ace. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.