Rabu, 25 Mei 22

Upaya AS Menyita Aset Bank Sentral Iran Dipersoalkan

Upaya AS Menyita Aset Bank Sentral Iran Dipersoalkan
* Hossein Jaberi Ansari.

Teheran – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Hossein Jaberi Ansari, mengatakan, upaya terbaru Mahkamah Agung Amerika Serikat untuk menyita aset Bank Sentral Iran sama sekali tidak memiliki legalitas hukum.

“Upaya terbaru Mahkamah Agung Amerika untuk menyita aset Iran, tahap akhir gugatan tahun 2007 di beberapa pengadilan Amerika atas Tehran, melanggar prinsip hukum internasional dan sama sekali tidak memiliki keabsahan hukum,” tandas¬†Hossein Jaberi Ansari seperti dilansir IRNA, Kamis (24/12/2015).

“Selama bertahun-tahun lembaga kehakiman Amerika dengan dukungan pemerintah dan Kongres, melanggar aturan dasar internasional, dan dengan bersandar pada tuduhan tidak berdasar, mengeluarkan dan melaksanakan keputusan ilegal atas Iran,” tambahnya.

Jubir Kemenlu Iran mengatakan, sebagian pengadilan Amerika mengolok-olok keadilan dan hukum, dan dalam beberapa tahun terakhir memvonis Iran untuk membayar denda atas korban sejumlah insiden teror yang dilakukan warga negara sekutu Amerika.

Menurut Jaberi Ansari, keputusan pengadilan-pengadilan Amerika itu sama sekali tidak punya legalitas hukum dan Iran dengan tegas mengumumkan bahwa vonis itu tidak sesuai dengan sumber hukum dan aturan internasional.

“Jika sampai aset Iran, isntitusi dan warganya, disita, maka pemerintah Amerika harus bertanggung jawab mengganti kerugian dan membayar denda,” tegasnya.

Ia menerangkan, “Pemerintah Amerika menunjukkan bahwa langkah-langkah permusuhannya atas Iran, tanpa memperhatikan realitas dan karena terpengaruh lobi Zionis, terus berlanjut.”

Hingga kini, kata Jaberi Ansari, tidak ada langkah apapun yang diambil Amerika untuk memahami dan memanfaatkan kondisi yang ada serta mereaksi penurunan kepercayaan pemerintah dan rakyat Iran. (irib.ir)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.