Sabtu, 28 Januari 23

Untuk Bayar Utang, Selegram Angela Lee Ditangkap, Tipu 12 Miliar

Untuk Bayar Utang, Selegram Angela Lee Ditangkap, Tipu 12 Miliar
* Angela Lee (Dok. IG @Angelalee87)

Sleman, Obsessionnews.com – Cara orang membayar utang berbacam cara. Ada yang meminjam uang dengan rentenir dengan bunga tinggi dan ada yang menipu berkedok bisnis investasi.

Seperti yang dilakukan oleh pasangan suami istri, Angela Charlie (31) dengan nama popular Angela Lee bersama suaminya David Hardian (36).

Pasangan yang ditangkap dan telah ditahan oleh Polres Sleman ini berawal dari laporan seorang warga Yogyakarta bernama Santosa Tandyo. Keduanya diciduk  terkait dugaan kasus penipuan dan pencucian uang dengan modus investasi.

“Pelaku kami panggil pada 5 Februari 2018, menjalani pemeriksaan,” kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Are saat temu media di Polres Sleman, Yogyakarta, Rabu, (28/2).

David Hardian menerima transfer dari korban untuk investasi secara bertahap senilai Rp12 miliar. Uang tersebut tidak dipergunakan untuk investasi, malah membayar utang, membeli rumah dan sejumlah mobil.

Semula David menyanjikan korban untuk bisnis jual beli mobil, ternyata ia membelikan untuk bisnis tas Impor yang ia kelola bersama Angela.

Angela berinvestasi bisnis tas impor dengan berbagai merek, mulai dari Hermes, Chanel, hingga Chopard sejak Februari 2017

David juga menjanjikan korban bahwa uang akan dikembalikan berserta keutungan dalam delapan hari kedepan. Namun apa yang dijanjikan tak kunjung terealisasi.

 “Selama dua bulan pertama berjalan lancar. Tetapi masuk bulan Mei 2017, mulai macet,” jelas Rony.

Polisi mengamankan barang bukti berupa mobil, ponsel, beberapa ATM, mobil, 43 tas dan sejumlah dokumen. Keduanya dijerat dengan pasal 3 dan pasal 4 Tindak Pidana Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp 10 miliar.

Berita tentang Angela Lee juga menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia, Kamis (1/3), pukul 11.05 WIB, berita tersebut dicari lebih dari 50.000 kali. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.