Selasa, 28 September 21

Unpad Bina UKM Pesisir Pantai

Unpad Bina UKM Pesisir Pantai
* Kerjasama-Dekan-FTIP dgn PHEONWJ

Bandung, Obsessionnews – Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) dan Universitas Padjadjaran Bandung menjalin kerjasama membina sejumlah UKM di pesisir pantai.

Kerjasama yang merupakan program CSR dari PHEONWJ tersebut difokuskan pada program pengolahan pangan bersama Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Unpad Bandung bertempat di kampus Unpad Jatinangor Kabupaten Sumedang, Senin (1/6).

Program pemberdayaan masyarakat ini dilakukan melalui peningkatan mutu produk pangan olahan berbasis Good Manufacturing Practices (GMP) di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu Jawa Barat.

Penandatanganan dilakukan Dekan FTIP Unpad, Ir. Mimin Muhaemin, M.Eng., PhD dan CD&R Team Lead PHEONWJ, Agus Sudaryanto mewakili General Manager Jony Sinulingga disaksikan sejumlah dosen dan peneliti Unpad.

Agus Sudaryanto mengungkapkan kegiatan ini bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) bagi masyarakat pesisir. “Banyak UKM di daerah yang perlu dibenahi terutama di pesisir,” tuturnya.

Sudah beberapa tahun bekerjasama dengan Unpad, menurut Agus banyak hal positif yang sudah terlihat. Agus berharap, kerja sama terus ditingkatkan, sehingga target tercapai.

Krupuk-Kulit-Ikan-

Sementara itu, Ketua Program FTIP Unpad Fetriyuna, STP, MSi mengungkapkan, proses pembinaaan UKM difokuskan pada usaha-usaha di bidang pengolahan pangan. Hingga saat ini, beberapa produk sudah dikembangkan oleh sejumlah UKM disana seperti kerupuk kulit ikan, kerupuk siput laut, terasi, ikan asin, dan udang crispy.

“Karena kita dari jurusan pangan, maka kita memang menfokuskan diri pada usaha-usaha pengolahan pangan,” ungkap Fetriyuna.

Sebelumnya, pembinaan dilakukan di Desa Eretan Kulon Indramayu, tahun ini upaya pembinaan akan dikembangkan ke Desa Eretan Wetan Indramayu. Diantaranya adalah pembinaan untuk usaha dendeng ikan, ikan asin, dan kerupuk ikan.

Selain itu, untuk UKM-UKM yang tahun sebelumnya telah dibina, maka tahun ini akan difokuskan dalam pembentukan asosiasi. “Nanti kita bentuk asosiasi karena mereka sudah cukup mapan dan pengelolaan usaha lebih baik,” ungkap Fetriyuna.

Teknis kegiatan pembinaan diantaranya pengurusan nomor sertifikat, pengemasan, pengujian kandungan gizi dan sebagainya. Hingga saat ini, produk telah dijual di sejumlah daerah termasuk di Sumatera dan Kalimantan.

Fetriyuna juga mengungkapkan selain sebagai bentuk penelitian dan pengabdian dari Unpad UKM tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk mahasiswa. Mahasiswa PKL akan ditempatkan di sejumlah UKM binaan di daerah tersebut. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.