Sabtu, 31 Oktober 20

UMKM Indonesia Disiapkan Menuju Digital Energy of Asia Tahun 2020

UMKM Indonesia Disiapkan Menuju Digital Energy of Asia Tahun 2020
* Sekretaris Kemenkop UKM, Agus Muharram hadiri Gerakan Nasional untuk Mendigitalisasi 58 Juta Bisnis Lokal di Indonesia, Bandung.

Bandung, Obsessionnews.com – Kementerian Koperasi dan UKM mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan dalam berbisnis. Inovasi bisnis itu harus didukung dengan kemampuan informasi teknologi (IT) sehingga bisa memasarkan produk mereka secara digital.

“Mengapa harus digital? Karena sekarang era digital yang harus diikuti semua kalangan,” kata Sekretaris Kemenkop UKM, Agus Muharram dalam acara Gerakan Nasional untuk Mendigitalisasi 58 Juta Bisnis Lokal di Indonesia, Bandung, Kamis (18/5/2017).

Menurut Agus, jumlah penduduk Indonesia yang besar merupakan pasar potensial untuk pemasaran produk UMKM. Pasar ini, tambahnya, akan bisa berkembang lebih besar lagi jika ada sentuhan kreatifitas dan jiwa wirausaha. Bagi siapa pun yang tidak mengikuti arus digital ini, dengan sendirinya akan tertinggal.

“Karena semua lini kehidupan sudah bergerak dengan basis digital,” katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir tahun 2016 telah melansir tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada angka 5,02 persen. UMKM merupakan sektor dengan sumbangan yang potensial, sehingga bila UMKM berdigital maka diyakini dapat secara signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kalau kita lihat potensi ekonomi digital itu, kami mendukung pemanfaatan teknlogi digital untuk mendukung bisnis pelaku koperasi dan UMKM,” kata Agus.

Ia menambahkan, Kemenkop UKM memiliki beberapa program menuju digital economy, antara lain pendaftaran badan hukum secara online. Pelatihan SDM KUKM dan mahasiswa (vocational training) sebagai techno preuner.

“Kami juga memiliki program financial technology untuk para start-up business dan pendaftaran UMKM sebagai merchant di market place SMESCO, serta kerjasama dengan berbagai market place lainnya,” kata Agus.

Di era digital ini, lanjutnya, siapa pun bisa berbisnis atau berjualan. Karena berbisnis di era sekarang tidak memerlukan toko atau armada angkutan lagi, karena ada e-commerce. Kemenkop dan UKM sendiri, tambah Agus, memiliki kampung digital untuk menampung produk-produk UMKM.

“Kami memiliki Pusat Layanan Unit Terpadu (PLUT) yang tersebar di beberapa kota dan sistem pemasarannya menggunakan teknologi informasi. Kami juga memiliki Galeri Indonesia Wow, yang bisa digunakan untuk pameran poduk Indoensia dan kreasi generadi muda, semuanya berbasis e-commerce,” tukasnya.

Agus menegaskan, pihaknya mendorong tumbuhnya pelaku KUKM digital di tanah air sehingga target Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai digital energy of Asia pada tahun 2020, dapat tercapai.

“Dimana jumlah pelaku UMKM yang sudah go online sebanyak delapan juta unit,” tutup dia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.