Kamis, 18 Agustus 22

UGM Diharapkan Berkontribusi untuk Perkembangan OKUT

UGM Diharapkan Berkontribusi untuk Perkembangan OKUT
* Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono (kiri) dan Bupati Ogan Komering Ulu (OKUT), Sumatera Selatan, HM Kholid MD. (Foto: Humas UGM)

Yogyakarta, Obsessionnews.com  –  Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM)  Panut Mulyono dan Bupati Ogan Komering Ulu (OKUT), Sumatera Selatan, HM Kholid MD,  menandatangani nota kesepahaman yang menandai kerja sama antara kedua pihak di Gedung Pusat UGM, Senin (8/1/2018).

Nota kesepahaman ini mengatur kerja sama yang akan dilakukan dalam bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya.

“Kami bersyukur hari ini telah menandatangani kerja sama dengan UGM dalam beberapa bidang yang kami anggap penting,” ujar Kholid seperti dikutip dari keterangan tertulis Humas UGM, Senin (8/1).

Bidang-bidang yang tercantum dalam nota kesepahaman ini merupakan bidang-bidang yang menjadi perhatian pemerintah kabupaten tersebut untuk dikembangkan dalam waktu-waktu ke depan.

Kholid mengungkapkan, OKUT menghadapi berbagai persoalan mulai dari keterbataan infrastruktur hingga pengolahan produksi pertanian. Oleh karena itu, melalui kerja sama ini ia berharap agar UGM dapat memberikan dukungan teknis bagi pemerintah kabupaten untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Setelah ini kita bisa menindaklanjuti secara teknis mengenai apa yang bisa sama-sama kita lakukan ke depan,” imbuhnya.

Sementara itu Rektor UGM menanggapi hal tersebut dengan menyatakan komitmen UGM untuk terus berkontribusi dan meningkatkan kemanfaatan UGM bagi masyarakat luas. Potensi yang dimiliki kabupaten OKUT, khususnya dalam bidang pertanian, perlu dikembangkan agar dapat memberikan pemasukan bagi daerah dan mendukung kemandirian pangan.

“Persoalan ini memang tidak sederhana karena harus memperbaiki regulasi di tingkat nasional. Ini semua harus kita tangani supaya produksi dalam negeri bisa menjadi pemasok kebutuhan pangan Indonesia dan impor berangsur kita kurangi,” tuturPanut.

Ia berharap, penandatanganan nota kesepahaman serta pertemuan yang berlangsung ini dapat menjadi awal dari kerja sama yang produktif dan bermanfaat, khususnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten OKUT.

“Nota kesepahaman ini harus ditindaklanjuti dengan kegiatan nyata yang akan banyak manfaatnya. Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, harapannya nanti UGM bisa lebih berkontribusi untuk perkembangan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur,” tuturnya.

Ruang lingkup nota kesepahaman ini antara lain kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, pengkajian dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, bantuan tenaga ahli, perbantuan pengembangan perguruan tinggi, serta kegiatan lain yang disepakati para pihak. (ugm/arh)

 

Baca: 

Pertama di Indonesia, UGM Buka Insinyur Peternakan

Mahasiswa UGM Raih Penghargaan Penulis Jurnal Terbaik Indonesian Foreign Policy Review

Mewadahi Inovasi Kewirausahaan Mahasiswa UGM Melalui WOW

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.