Senin, 17 Juni 19

Ugal-ugalan, Kevin Kosasih Ingin Terlihat Gagah di Depan Pacar

Ugal-ugalan, Kevin Kosasih Ingin Terlihat Gagah di Depan Pacar
* Kevin Kosasih bersama kekasihnya. (Medsos)

Jakarta, Obsessionnews.com – Seorang pelajar bernama Kevin Kokasih kini menjadi viral bukan karena prestasinya, tapi karena kelakuannya yang tidak mencerminkan seorang pelajar yang terdidik. Dengan arogansinya Kevin mengendarai mobil secara ugal-ugalan di Puncak, Bogor, Jawa Barat

Aksi Kevin, bukan saja karena ulahnya yang membahayakan pengendara lain, tapi belakangan terungkap bahwa nomor pelat mobil yang digunakan ternyata palsu. Kepada polisi Kevin mengaku membuat pelat nomor dinas Mabes Polri di pinggir jalan.

Ia sengaja melawan arus karena alasan ingin tampil gagah di depan pacarnya. Pemuda 24 tahun ini ingin mendapatkan prioritas dengan pelat nomor dinas Mabes Polri, sehingga mengunakan lajur lain dengan melawan arus. Caranya dengan mengubah nomir plat palsu.

“Tujuannya apa? Dia menyampaikan, saya buru-buru pak melintasi Puncak. Kemudian saya melihat kalau dikawal lebih cepat, makanya buat pelat tersebut. Dan juga anak muda agar terlihat keren, gagah bisa cepat sampai tujuan, karena ada waktu itu saya sedang bersama pasangan saya pak,” kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Muhammad Fadli Amri, Senin (3/6/2019) malam.

Atas perbuatannya itu polisi menindak pengendara dengan teguran keras dan sanksi tilang kepada pengendara mobil Fortuner hitam itu sesusai dengan aturan yang berlaku. Ia ditilang karena mengendarai kendaraan dengan melambung melawan arus sehingga melanggar marka jalan di Jalur Puncak.

Pengendara ditilang sesuai dengan UU No. 22/2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan penerapan Pasal 287 ayat (1) jo Pasal 106 ayat (4) huruf a dan B tentang Melanggar aturan Perintah atau Larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas atau Marka dengan denda maksimal Rp500.000,- dan Pasal 289 Tentang Penggunaan Sabuk Keselamatan dengan denda maksimal Rp250.000,-.

“Penindakan seusai dengan porsi saja (menilang),” kata Fadli.

Sementara untuk proses hukum pemalsuan nomor kendaraan dinas Polri, sepenuhnya ditangani Mabes Polri. Polres Bogor, lanjut Fadli, hanya menangani pelanggaran lalu lintas dengan sanksi tilang. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.