Senin, 30 November 20

Twitter Segera Hapus Tweet yang Doakan Trump Meninggal!

Twitter Segera Hapus Tweet yang Doakan Trump Meninggal!
* Tweet yang doakan Presiden Trump meninggal. (Foto: Yahoo)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi mengumumkan bahwa dirinya dan istri, Melania positif terjangkit Virus Corona (Covid-19) pada Jumat, 2 Oktober 2020.

Berita ini menuai reaksi beragam dari masyarakat global. Sebab, Trump kerap menyepelekan Covid-19 dan menolak menggunakan masker ketika melakukan kampanye publik. Namun, sikap tersebut kini telah menjadi bumerang bagi Trump. Dia dan Melania diharuskan menjalani karantina sebagai langkah pemulihan diri.

Selain mendapat simpati dan doa, Trump rupanya juga mendapat cemooh dan sindiran dari warganet. Beberapa pengguna Twitter yang merasa geram, bahkan secara terang-terangan mendoakan agar President AS tersebut meninggal akibat Covid-19.

Twitter menilai postingan seperti itu sebagai postingan yang mengandung unsur ancaman dan menyalahi aturan Twitter. Oleh karena itu, Twitter mengumumkan bakal menghapus tweet yang berisi kalimat-kalimat yang mengancam, mendoakan atau berharap Trump meninggal dunia.

“Tweet yang menginginkan atau mengharapkan kematian, cidera tubuh yang serius atau penyakit yang fatal terhadap siapa pun, tidak diperbolehkan dan akan dihapus. Namun, ini tidak berarti akun pengguna akan langsung ditangguhkan,” tulis Twitter.

Twitter juga menyebut bahwa kebijakan tersebut tidak berlaku untuk setiap tweet, dan diprioritaskan kepada tweet yang berpotensi dapat menimbulkan pengaruh negatif secara global.

“Kami memprioritaskan penghapusan konten jika konten tersebut memiliki ajakan yang berpotensi dapat menyebabkan bahaya di dunia nyata,” tulis Twitter.

Sebelumnya, melalui unggahannya dalam Twitter, Trump mengabarkan bahwa dirinya positif Covid-19.

“Malam ini, @FLOTUS dan saya dinyatakan positif COVID-19. Kami akan segera memulai proses karantina dan pemulihan. Kami akan melalui ini BERSAMA,” tulis Trump, Jumat, 2 Oktober.

Trump, 74 tahun, termasuk kelompok beresiko tinggi, bisa dikatakan umur setengah abad lebih dapat terpapar Virus Corona secara mudah.

Trump dan istrinya, Melania terinfeksi Virus Corona setelah salah satu pembantu terdekatnya, Hope Hicks, dinyatakan positif Covid-19. Hicks, penasihat presiden 31 tahun, adalah pembantu terdekat Trump yang sejauh ini dinyatakan positif.

Pada pertengahan Oktober 2020, Melania mengatakan bahwa putranya Barron yang berusia 14 tahun, juga dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan serangkaian tes virus ini.

Menurut Melania, putranya tidak menunjukkan gejala apapun, setelah Trump dan dirinya dinyatakan positif Covid-19.

“Untungnya Barron adalah remaja yang kuat dan tidak menunjukkan gejala apapun,” ujarnya.

Melania Trump berharap dirinya bisa segera melanjutkan tugasnya sebagai Ibu Negara mendampingi Donald Trump.

“Saya merasa nyeri tubuh, batuk, sakit kepala, dan sangat lelah hampir sepanjang waktu,” pungkasnya.

Virus Corona telah menyebar ke berbagai negara dunia. Hingga hari ini, Kamis (21/10/2020), 41,168,592 orang terinfeksi Virus Corona, dan 30.701.127 dari mereka sembuh, sementara 1.131.312 orang meninggal dunia.

Amerika Serikat berada di tingkat tertinggi dalam hal jumlah kasus Virus Corona. Hingga hari ini, 8.524.101 warga AS terinfeksi Covid-19. Dari jumlah tersebut, 226.273 orang meninggal dunia. (ParsToday/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.