Senin, 18 Oktober 21

Turunkan Paksa Jemaah Haji Indonesia di Jalan, Naqabah Diprotes!

Turunkan Paksa Jemaah Haji Indonesia di Jalan, Naqabah Diprotes!
* Direktur Bina Haji Kementerian Agama Khoirizi H. Dasir menenangkan sejumlah jemaah yang sempat diturunkan paksa di jalan oleh oknum sopir bus. (foto: kemenag)

Makkah, Obsessionnews.com —  Kementerian Agama RI melalui situs resminya, Minggu (26/8/2018), melansir Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengirimkan nota protes kepada pihak naqabah (otoritas non pemerintah yang membawahi bus di Saudi). Hal ini terkait kejadian penurunan paksa jemaah haji Indonesia oleh sopir bus saat pulang dari Mina, Jumat (23/8/2018).

“Kami sudah mengirimkan nota protes kepada pihak naqabah terkait kejadian tersebut. Kita menunggu tindakan dan langkah naqabah,” tegas Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi Subkhan Cholid di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah Al Mabrur,  Sabtu (25/8) malam.

Menurut Subkhan, sesuai dengan aturan yang dibuat pengemudi harus mengantarkan penumpang hingga tujuan.

“Tentu ini yang menjadi pegangan bersama dan nanti akan ada sanksi bagi perusahaan bus atas wanprestasi tersebut,” ujarnya.

Subkhan sudah meminta foto sopir dan nomor bus yang melakukan hal itu, tapi belum ada yang kirim.

“Jadi belum bisa jadi bukti yang kuat. Foto sopir dan nomor bus dapat dikirim via WhatsApp langsung ke nomor saya yaitu +966 56 405 0834,” tandasnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang, pihaknya berjanji tahun depan akan memperketat kontrak kerja dengan naqabah.

“Kita juga akan memasifkan sosialisasi kepada jemaah, bahwa memang pada tanggal 12 dan 13 Dzulhijjah kota Makkah sedang dalam kondisi yang padat. Sejak awal kita sudah sampaikan kondisi lalu lintas di sana begitu padat pada waktu tersebut, dan kita mencari solusi bersama-sama,” ujarnya.

Sebelumnya, jemaah haji yang Jumat (23/8) selesai melontar jumrah, dipulangkan ke hotel masing-masing di Makkah. Namun, beberapa sopir bus menolak mengantar jemaah sampai ke hotel. Mereka menurunkan jemaah begitu saja di pinggir jalan. Alasannya, akses menuju hotel ditutup.

Nasib tak mengenakkan itu dialami beberapa kloter antara lain LOP-10 dan SOC-94. Hotel mereka berada di sektor 5, Mahbas Jin. Namun, sopir bus malah menurunkan paksa penumpang di sektor 7, Aziziah. Padahal, jarak antara Mahbas Jin dan Aziziah masih sekitar 3 kilometer lagi.

Untungnya ada petugas dari Media Center Haji (MCH) yang melintas dan langsung mengontak kendaraan operasional. Jemaah yang sakit dan pingsan digotong ke dalam mobil dan diantar ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah yag terletak di kawasan Aziziyah Janubiyah. Jemaah lain diminta berteduh dulu di hotel-hotel di sepanjang jalan yang ditempati jemaah haji Indonesia. Sementara jemaah lansia diajak ke kantor Daker Makkah Al-Mabrur untuk beristirahat.

Di Al-Mabrur, jemaah haji diterima Direktur Bina Haji Kementerian Agama Khoirizi H. Dasir. Dia menenangkan jemaah yang masih terlihat kesal. Khoirizi juga menyuguhkan makanan kepada mereka. (kemenag/red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.