Senin, 3 Agustus 20

Turnamen Esports Berpotensi Tambah Devisa Negara

Turnamen Esports Berpotensi Tambah Devisa Negara
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio. (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyambut baik hadirnya turnamen esports berkelas dunia, yakni Free Fire Champions Cup 2020 di Indonesia. Pasalnya, kejuaraan yang akan digelar di Jakarta pada 19 April 2020 ini dapat memberikan kontribusi yang cukup besar kepada Negara.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, event turnamen esports semacam ini berpotensi menambah penghasilan devisa negara selain dari wisata konvensional. Namun, ia berpesan agar penyelenggara bersungguh-sungguh dalam mengadakan dan menjalankan event tersebut.

Baca juga: Turnamen Esports Bisa Tingkatkan Ekonomi Kreatif Indonesia

“Berbeda dengan turnamen lainnya yang menjual keindahan alam, untuk esports yang dijual adalah penyelenggaraan event dan pengalaman sehingga meninggalkan kesan mendalam bagi pengunjung,” ungkap Wishnutama dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews .com, Selasa (11/2/2020).

Tak hanya itu, dia juga mendorong para pelaku industri esports untuk semakin giat mengadakan event berskala internasional di Indonesia. “Semakin banyak event maka semakin terkenal juga daya tarik tanah air sehingga bisa  meningkatkan kunjungan wisman ke Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto mengatakan, ekosistem esports di tanah air telah mengalami perkembangan yang semakin baik.

Hal ini tercermin dari kesuksesan penyelenggaraan sejumlah turnamen esports, salah satunya adalah Piala Presiden Esports 2020 yang baru saja selesai pada Februari ini.

Baca juga: Kemenparekraf Ajak Semua Pihak Bangun Bangsa Lalui Ekonomi Kreatif

“Pada Piala Esports pertama di tahun 2019, kami masih memberikan dukungan dana. Namun tahun ini tidak perlu lagi, karena turnamen sudah bisa berjalan secara mandiri. Ini pertanda bahwa turnamen esports punya pasar dan potensi ekonomi yang cukup besar,” ujarnya.

Seperti diketahui, turnamen yang khusus memperlombakan cabang game Free Fire besutan Garena Indonesia ini akan diikuti sebanyak 12 tim esports mancanegara yang berasal dari Asia, Amerika, Eropa, dan Afrika. Para peserta akan memperebutkan total hadiah tidak kurang senilai Rp8,18 miliar. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.