Sabtu, 24 Agustus 19

Tulang Tengkorak Retak, Pensiun Malah Jadi Pelatih

Tulang Tengkorak Retak, Pensiun Malah Jadi Pelatih
* Ryan Mason dan tengkorak kepalanya yang dijahit. (The Sun)

Tottenham Hotspur resmi menunjuk mantan gelandang mereka, Ryan Mason, sebagai pelatih tim akademi U-19 pada Senin (8/7).

Sebelumnya, Ryan Mason terpaksa pensiun dini lantaran mengalami retak tulang tengkorak saat berbenturan kepala dengan bek Chelsea, Gary Cahill, pada musim 2016/17.

Mason mengumumkan gantung sepatu pada usia 26 tahun. Tepatnya pada Februari 2018 atau setahun setelah menderita cedera kepala.

Ryan Mason saat benturan kepala. (Daily Express)

Total, Mason membela Spurs selama 17 tahun, mulai dari tim junior hingga dipromosikan ke tim senior sejak musim 2008/09. Kerap dipinjamkan, ia akhirnya berlabuh di Hull Citypada musim 2016/17.

“Kami selalu berusaha untuk mengumpulkan staf yang mengetahui bagaimana tuntutan kompetisi level tertinggi,” ucap pelatih kepala akademi dan pengembangan pemain Spurs, John McDermott.

“Penting juga untuk memiliki kombinasi pengalaman melalui promosi internal dan penunjukan eksternal, termasuk pelatih yang baru saja pensiun dan saat ini bersama pemain modern,” kata dia.

“Ditambah pelatih yang telah merasakan berada di wadah sepak bola profesional-bukan hanya akademi-dan dapat mengaplikasikan kebijakan yang mereka harapkan dalam permainan, perilaku, dan kinerja,” tambahnya.

Spurs memang tengah melakukan perombakan pada susunan staf kepelatihan tim junior. Selain Mason di tim U-19, mantan gelandang Portsmouth, Matt Taylor, dipercaya memimpin tim U-18. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.