Kamis, 23 September 21

Tujuh Senjata Mematikan Iblis

Tujuh Senjata Mematikan Iblis
* Ilustrasi iblis. (Ist)

Pada suatu hari, iblis berdiri di salah satunya sudut Masjidil Haram (Mekkah). Ketika itu, Rasulullah SAW sibuk nelakukan thowaf. Setelah selesai thowaf, Beliau melihat iblis.

“Hai terkutuk, mengapa engkau kurus kering dan menderita?” tanya Rasulullah SAW.

“Umatmu telah membuat diriku menderita dan tersiksa,” jawab iblis

“Apa yang dilakukan oleh umatku?” tanya Baginda Besar Nabi Muhammad Shallallahu’Alaihi Wa Sallam yang kemudian dijawab iblis, “Wahai Rasulullah, ada beberapa amal yang menjadi 7 senjata mematikan dari pihak mereka, dan telah nembuat banyak derita dari kaumku.”

PERTAMA, tatkala bertemu, mereka saling nemberi salam, sedangkan salam salah satu nama Allah ta’ala.

KEDUA, tatkala bertemu, mereka berjabat tangan dan perbuatan ini memiliki pahala besar. Selama mereka belum melepas tangan, rahmat Allah ta’ala senantiasa meliputi mereka berdua

KETIGA, tatkala hendak makan dan memulai pekerjaan, mereka membaca Bismillah. Bacaan itu menghalangiku menikmati makanan dan menjauhkanku dari perbuatannya.

KEEMPAT, setiap kali berbicara, mereka mengucapkan In Syaa Allah ta’ala Dan Ridha akan ketetapan Allah ta’ala sehingga aku tidak dapat merusakkan pekerjaan mereka

KELIMA, seharian aku berusaha mendorong mereka berbuat maksiat dan menyebar fitnah. Saat malam mereka bertaubat dan memohon ampun kepada Allah ta’ala Dan Allah ta’ala pun mengampuninya. Itulah penyebab jerih payahku menjadi sia-sia.

KEENAM, dan lebih dari semua itu, tatkala mendengar namamu disebut, mereka dengan lantang membaca shalawat untukmu. Aku mengetahui seberapa besar pahala shalawat. Karenanya, aku melarikan diri kecewa. Aku tidak mampu menyaksikan besarnya pahala yang mereka terima

KETUJUH, Tatkala melihat keluargamu, mereka menyayangi dan mencintainya dan ini merupakan sebaik-baik perbuatan.

Kemudian Baginda Beaar Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam nenghadap kepada para sahabat seraya bersabda, yang artinya :
“Barang siapa mengamalkan satu dari perbuatan ini, ia telah membuat derita kaum iblis, dan akan menjadi penghuni surga.” (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.