Minggu, 27 November 22

Trump Tuding Media Musuhi Rakyat, Bela Pemilu Curang

Trump Tuding Media Musuhi Rakyat, Bela Pemilu Curang
* Presiden AS Donald Trump. (Foto: ParsToday)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai calon presiden petahana dalam pemilu presiden (pilpres) AS 2020 menuding media di jejaring sosial dan menyebut media memusuhi rakyat Amerika, karena membela pilpres curang.

Seperti dilaporkan IRNA, Donald Trump di akun Twitternya menyerang media-media yang melaporkan hasil pemilu presiden di Amerika.

Masih menurut sumber ini, Trump di salah satu tweetnya menulis, media di Amerika hanya menulis apa yang mereka inginkan.

Sejak pengumuman hasil pemilu presiden di Amerika, mayoritas televisi termasuk Fox News yang sebelumnya diserang Trump, menyebut Joe Biden, kandidat dari Demokrat sebagai pemenang pemilu presiden di negara ini.

Trump Tak akan Pernah Mau Ngaku Kalah
Donald Trump diyakini tidak akan mengaku telah kalah di pemilihan presiden dan pada akhirnya mungkin harus dipaksa keluar dari Gedung Putih.

Keyakinan ini disampaikan oleh penulis buku Trump, The Art of the Deal, Tony Schwartz, dalam wawancara dengan BBC World News.

“Dia tak akan mengaku kalah karena baginya menerima kekalahan adalah kegagalan dan ini adalah sesuatu yang tak bisa ia terima,” ujar Schwartz pada BBC World News.

Oleh karena itu, kata Schwartz, Trump “tidak akan menghadiri pelantikan Joe Biden” sebagai presiden pada 20 Januari mendatang.

Dalam konteks ini pula, Trump berulang kali mengeklaim bahwa pemilihan presiden kali ini “diwarnai kecurangan”, kata Schwartz.

“Bahwa pemilu tahun ini berjalan buruk, bahwa ia dicurangi … khayalan ini terus ia lontarkan untuk menutupi kenyataan [bahwa pemilu dimenangkan oleh Biden],” kata Schwartz. (ParsToday/BBC/Red)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.