Kamis, 28 Januari 21

Trump: Saya Ingin Segera Diadili

Trump: Saya Ingin Segera Diadili
* Presiden AS Donald Trump. (Foto: Twitter Donald Trump)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pasca dimakzulkan di DPR, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, dirinya ingin segera diadili di Senat. Senat AS sejauh ini dikuasai oleh Partai Republik pendukung Donald Trump. Sementata DPR AS dikuasai Partai Demokrat kubu opoisisi.

“Jadi, setelah Demokrat memberi saya tidak ada Proses Karena di DPR, tidak ada pengacara, tidak ada saksi, tidak ada apa-apa, mereka sekarang ingin memberitahu Senat bagaimana menjalankan persidangan mereka,” kicau Trump di akun Twitter, Kamis (19/12).

“Saya ingin segera diadili!” tegas Trump seperti dikutip Reuters.

Sehari setelah parlemen memakzulkan Trump, Ketua DPR AS Nancy Pelosi menyatakan, dia belum akan secara resmi menyerahkan proses pemakzulan kepada Senat sampai mengetahui bagaimana Ketua Senat asal Republik Mitch McConnell akan mengelola persidangan.

“Kami siap ketika kami melihat apa yang mereka miliki,” katanya dalam konferensi pers seperti dilansir Reuters.

Kubu Demokrat ingin McConnell mengizinkan para pembantu terbaik Trump, seperti Kepala Staf Gedung Putih Mick Mulvaney, dan mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton untuk bersaksi.

Apakah kasus Presiden begitu lemah sehingga tidak ada orang Presiden yang bisa membelanya di bawah sumpah?” tanya Ketua Fraksi Demokrat di Senat AS Chuck Schumer.

Merespons kubu Demokrat, McConnell menyebutkan, dia bertemu dengan Schumer pada Kamis (19/12). Tetapi, mereka gagal mencapai kesepakatan tentang permintaan Schumer agar pembantu Trump bersaksi di persidangan impeachment Senat.

“Kami tetap menemui jalan buntu pada logistik ini,” ujar McConnell seperti dikutip Reuters.

Sementara Hasil jajak pendapat Reuters/Ipsos yang rilis, Kamis (19/12), menunjukkan, hanya sekitar 42% responden, kebanyakan dari mereka pemilih Demokrat, mengatakan, Kongres harus menjatuhkan sanksi utama dan menurunkan Trump dari jabatannya.

Lalu, sebanyak 17% responden menyatakan, Senat harus menegur secara resmi Trump, dan 29% lainnya ingin proses pemakzulan tidak berlanjut ke Senat. Sementara sisanya tidak memiliki pendapat. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.