Rabu, 18 September 19

Trump-Kim Gagal Sepakat, Denuklirisasi dan Sanksi Sebagai Penyebab

Trump-Kim Gagal Sepakat, Denuklirisasi dan Sanksi Sebagai Penyebab
* Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Sofitel Metropole Hotel, Hanoi, Vietnam. (Foto: AFP/SAUL LOEB)

Hanoi, Obsessionnews.com – Pertemuan kedua antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un di Hanoi Vietnam, berakhir tanpa adanya kesepakatan. Pertemuan keduanya pun berakhir lebih cepat dari jadwal yang direncanakan. 

Trump mengungkapkan penyebab gagalnya kesepakatan itu terkait sanksi. Kim meminta semua sanksi internasional yang dijatuhkan atas negaranya diangkat secara total, namun hal itu ditolak oleh Trump.

“Pada dasarnya itu tentang sanksi. Mereka ingin sanksi dicabut seluruhnya, dan kita tidak bisa melakukan itu. Kadang Anda harus berjalan dan ini hanya salah satu dari waktu-waktu itu,” kata Trump kepada wartawan dalam konferensi pers usai pertemuan di Hotel Metropole, Hanoi, Kamis (28/2//2019).

Trump mengatakan bahwa Kim telah menawarkan untuk membongkar beberapa bagian dari infrastruktur nuklirnya, termasuk kompleks nuklir Yongbyon. Namun, Korut tidak siap untuk menghancurkan bagian lain dari program nuklirnya, termasuk pembangkit uranium terselubung.

“Ada celah. Kami harus memiliki sanksi. Mereka bersedia untuk melakukan denuklirisasi dalam jumlah besar area yang kami inginkan, tapi kami tidak bisa mencabut semua sanksi karena hal itu,” ujar Trump.

Presiden AS ke-45 itu mengatakan belum ada rencana untuk menggelar pertemuan ketiga dengan Kim, namun status quo masih akan terus berlanjut. Korut berjanji akan menangguhkan uji coba nuklir dan rudal, sedangkan AS tidak akan mengambil bagian dalam latihan militer dengan Korea Selatan.

Sementara Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan gagalnya pembicaraan sebagian besar disebabkan oleh perbedaan atas urutan peluncuran senjata nuklir dan pencabutan sanksi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.